Ramadan 2019

Bagaimana Kaum Muslim di Daerah Kutub Utara Melaksanakan Ibadah Puasa Selama Hampir 24 Jam

Saat bulan Ramadan, umat Islam yang tinggal di Lingkaran Arktik (kota-kota yang berada di sekitar Kutub Utara) biasanya menghadapi kebingungan perihal

Bagaimana Kaum Muslim di Daerah Kutub Utara Melaksanakan Ibadah Puasa Selama Hampir 24 Jam
net
02032018_es mencair di kutub utara 

TRIBUNJAMBI.COM- Saat bulan Ramadan, umat Islam yang tinggal di Lingkaran Arktik (kota-kota yang berada di sekitar Kutub Utara) biasanya menghadapi kebingungan perihal kapan mereka harus memulai dan mengakhiri puasa setiap harinya.

Apabila Ramadan bertepatan dengan bulan-bulan musim panas di sana, maka di seluruh wilayah ini, matahari akan terbit selama hampir 24 jam, dengan jam malam hanya sekitar 50 menit saja.

Bahkan di beberapa wilayah tertentu, sama sekali tidak ada malam.

 
Cobalah Anda bayangkan, bagaimana rasanya berpuasa di tengah situasi dan kondisi seperti itu?

Dan sebaliknya, ketika musim dingin tiba, wilayah tersebut dapat gelap sepenuhnya selama 24 jam.

Untuk mengatasi persoalan ini, yang mana akan sangat memberatkan apabila seseorang berpuasa di atas 20 jam per harinya, The European Council for Fatwa and Research (Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa) berupaya untuk menyusun pedoman baru untuk Muslim yang tinggal di daerah Nordik, agar mereka dapat melaksanakan puasa dengan jam yang realistis.

Dewan tersebut akan merilis pedoman pelaksanaan Ramadan untuk mempermudah umat Islam yang berada di kota-kota paling utara di negara-negara seperti Norwegia, Swedia, Islandia, Rusia, dan Kanada.

Umat Muslim yang berpuasa di daerah ini mungkin mengalami kesulitan untuk menentukan waktu sebenarnya yang tepat kapan matahari terbit dan terbenam, sebab di sana hampir tidak ada bedanya.

BACA JUGA: https://ganaislamika.com/jenis-makanan-yang-baik-untuk-sahur/

Karena tidak ada batasan yang pasti terkait kapan matahari terbit atau terbenam, Mohammed Kharraki, juru bicara Asosiasi Islam Swedia menyarankan umat Islam untuk,

Halaman
12
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved