Bayi 3 Bulan Meninggal Dunia di Tempat Penitipan Anak,Ayah Sebut Bayi Dibedong dan Kehabisan Oksigen

Keberadaan tempat penitipan anak atau TPA dipercayakan orangtua untuk keberadaan anak-anak mereka selama beraktifitas

Bayi 3 Bulan Meninggal Dunia di Tempat Penitipan Anak,Ayah Sebut Bayi Dibedong dan Kehabisan Oksigen
kompas.com
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Keberadaan tempat penitipan anak atau TPA dipercayakan orangtua untuk keberadaan anak-anak mereka selama beraktifitas, namun bagaimana jika terjadi sesuatu pada anak tiba-tiba?

Sosok balita berusia tiga bulan tiba-tiba meninggal dunia di tempat penitipan anak di kawasan Drupadi, Denpasar, Kamis (9/5/2019).

Bayi tiga bulan bernama Elora ini, dinyatakan meninggal diduga sebelum mendapat perawatan di rumah sakit.

Berikut fakta-fakta yang berhasil dirangkum Tribun-Bali.com terkait meninggalnya balita tiga tahun bernama Elora.

Baca: Ibu Sibuk Bermain Ponsel, Tak Sadar Bayi 8 Bulan Tewas Tersambar Truk Saat Bermain di Baby Walker

Baca: Hermawan Susanto, Pria yang Ancam Bunuh dan Penggal Kepala Presiden Jokowi Ditangkap Polisi di Bogor

Baca: Siapa Sebenarnya Lieus Sungkharisma, Ketua Partai Reformasi Tionghoa Indonesia,Pernah Dukung Jokowi?

Baca: Ayah Mana yang Tak Menangis, Menonton Video CCTV Detik-detik Bayinya Meregang Nyawa di Penitipan

Baca: Pesan Bulu Mata, Syahrini Perintahkan TKW di Hongkong, Tak Perlu Jadi Penyanyi untuk Keliling Dunia

1. Terekam CCTV
Dari hasil rekaman CCTV di dalam ruangan tempat penitipan anak (TPA) tersebut, Elora sempat ditinggal selama 30 menit oleh perawatnya.

Saat itu, kondisi Elora dalam dibedong dan tengkurap hingga akhirnya kehabisan oksigen.

Hal ini diungkapkan sang ayah, Andika Anggara saat ditekmui Tribun Bali di Instalansi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah Denpasar.

"Setelah kami cek data CCTV, saya lihat anak saya umur 3 bulan setelah mandi itu, kemudian dibedong. Dan pada saat posisi pertama itu miring, masih terganjal bantal. Nah, setelah itu perawat ini meninggalkan anak saya dalam kondisi seperti itu untuk mengambil anak lain karena dijemput orangtuanya, selama 30 menit," ujarnya saat ditemui Tribun Bali di halaman ruang jenazah RSUP Sanglah, Sabtu (11/5/2019).

2. Langganan Tempat Menitipkan Anak
Ayah korban Andika Anggara mengaku bukan pertama kali menitipkan bayinya itu di tempat penitipan anak tersebut.

Anak pertamanya, Kevin (2,5) sudah lebih awal dititipkan di tempat tersebut.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved