Mengaku Miliki Bukti Pelanggaran Pemilu, Empat Partai Ancam Gugat KPU Jambi ke MK

Partai Gerindra, PBB, Perindo ancam akan ajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi dan gugatan administrasi ke Bawaslu.

Mengaku Miliki Bukti Pelanggaran Pemilu, Empat Partai Ancam Gugat KPU Jambi  ke MK
IST
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jambi,menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan suara,Pemilihan umum tahun 2019 Tingkat Provinsi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Partai Gerindra, PBB, Perindo ancam akan ajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi dan gugatan administrasi ke Bawaslu.

Pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat Provinsi Jambi sudah selesai setelah berjalan lebih kurang empat hari. Saat itu terungkap adanya potensi gugatan ke MK yang diajukan oleh partai Gerindra, PBB, Perindo dan PDIP.

Armen Siregar, saksi Gerindra kepada Tribunjambi.com mengungkapkan bahwa ada cukup banyak pelanggaran yang ditemukan di wilayah Dapil Sarolangun-Merangin.

"Kami akan bawa ini naik ke MK. Karena kami melihat ada potensi pelanggaran yang sudah dilakukan," ungkap Armen Siregar, Sabtu (11/5/2019).

Pelanggaran yang dicatat oleh saksi partai Gerindra adalah pelanggaran yang terjadi di TPS 03 Desa Ranggo Kecamatan Limun-Kabupten Sarolangun.

"Di TPS tersebut ada 5 orang yang tidak terdaftar dalam DPT diberikan hak pilih," ungkap Armen.

Baca: KPU dan Bawaslu Jambi Bersitegang, Tak Terima Gara-gara Diksi Macan Ompong

Baca: Puluhan Napi Kabur Pasca Kerusuhan di Lapas Siak, Polda Jambi Perketat Perbatasan Jambi Riau

Baca: Dua Penyelam Basarnas Sisir Dasar Sungai Batanghari, Cari Bocah 6 Tahun yang Tenggelam

Baca: Mengapa Orang Begitu Mudah Terjerat Narkoba? Begini Penjelasan Lengkap Psikolog di Jambi

Baca: Wali Kota Jambi Ajak Warga Bantu Korban Kebakaran di Pangkal Duri, Donasi Bisa Lewat Bank Jambi

Armen mengatakan bahwa kelima orang tersebut bahkan sudah dikonfirmasi Panwascam. Pengakuannya kelima orang tersebut juga diberikan lima surat suara.

"Penilaian kami ini menyalahi atau cacat hukum. Kami akan minta PSU," ungkap Armen.

Selain itu, Armen juga mengatakan bahwa Bawaslu sudah merekomendasikan untuk pemungutan suara ulang (PSU).

Kartiko, Saksi Partai PBB juga mengaku bahwa pihaknya banyak menemukan pelanggaran selama penyelengaraan pemilu. Dan mereka banyak memegang bukti. Sehingga nantinya mereka juga akan mengambil langkah hukum untuk melakukan laporan pelanggaran administrasi dan sengketa hasil di MK.

“Kami tidak akan tandatangani hasil pleno ini. Karena kami menemukan banyak pelanggaran, dan maal administrasi,” terang Kartiko.

Reza M Hasbi, Saksi partai Perindo juga secara terbuka mengatakan bahwa mereka akan melakukan gugatan ke MK. Karena mereka menemukan adanya pelanggaran penguragan, salah input dan penggelembungan suara. Dan mereka kini telah mengumpulkan bukti, dan tidak bisa disampaikan dalam forum rapat pleno terbuka.

“Kami keberatan Karena menemukan banyak pelanggaran di dapil Merangin-Sarolangun. Ada salah input hingga suara kami berkurang. Dan ada penggelembungan, sehingga suara partai lain meningkat tajam,” ujar Reza M Hasbi.

Sementara itu, Apnizal Komisioner KPU Provinsi Jambi ketika dikonfirmasi mempersoalkan ancaman tersebut.

"Gugatan yang ingin mereka lakukan tersebut hak. Tetapi harus miliki cukup bukti," terang Apnizal.

Baca: 67 Rumah Terbakar, Warga Tanjab Timur Jambi Merugi Rp 1,5 Miliar Akibat Kebakaran di Pangkal Duri

Baca: ASN Muarojambi Tertangkap Narkoba, Dewan Desak Bupati Lakukan Tes Urine Seluruh Pegawai

Baca: Kemilau Ramadan Tribun Jambi, Menangkan Lomba Selfie Boot Ada 100 Hadiah Menarik dari Yamaha

Baca: Menata Wajah Kelurahan Kebun Handil Lewat Program Kampung Bantar

Baca: VIDEO: Mengenal Sosok Nela Soraya, Anak SMA yang Jadi Juara 1 Gadis Provinsi Jambi 2019

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved