Dili Hujan Tembakan, Kisah Letkol Soegito & Kopassus Pukul Mundur Tropaz/Fretilin, Kuasai Pelabuhan

Pasukan pemberontak yang sungguh kuat dan disebut sebagai tentara didikan pasukan Portugis harus dihadapi TNI kala itu.

Dili Hujan Tembakan, Kisah Letkol Soegito & Kopassus Pukul Mundur Tropaz/Fretilin, Kuasai Pelabuhan
instagram @tentaranasionalindonesia.id
Ilustrasi. Tentara nasional Indonesia AD 

Letkol Soegito Bikin Kocar-kacir Tropaz dan Fretilin, Banyak Nyawa Gugur, Kopassus Kuasai Pelabuhan

TRIBUNJAMBI.COM - Kisah heroik para pendahulu dalam satuan Pasukan Khusus, Kopassus kepunyaan TNI AD saat masa perang menjaga keutuhan negara patut diingat dan dihormati perjuangannya.

Sejarah mencatat, Indonesia pernah berjuang mempertahankan wilayahnya dari jajahan pemberontak di kawasan Timor Timur yang kini bernama Timor Leste.

Kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kala itu sungguh disegani, menilai kekuatan TNI sangat berbahaya bila dari perhitungan saja.

Kala itu Pasukan penjaga Timor Timur (Dili) bernama Tropaz.

Pasukan pemberontak yang sungguh kuat dan disebut sebagai tentara didikan pasukan Portugis harus dihadapi TNI kala itu.

Viral! Parodi Lagu Fire BTS Dibikin Ala Anak-anak Pesantren DTS, Sudah Ditonton Lebih 1 Juta Kali

Yang Menarik dari Film Horor IT: Chapter 2, Rilis September 2019, Sinopsis dan Trailer Lebih Seram

Kivlan Zen Dulu Dikenal Negosiator Ulung, Kini Tersandung Dugaan Makar, Kronologi Dicegat di Bandara

UPDATE SABTU: Real Count KPU Data Masuk Sudah Lebih 76 Persen, Berikut Rincian per 35 Wilayah

Ramadhan 2019, Berikut Cara Ikutan Program Mudik Gratis Lebaran 2019, Catat Rute Perjalanannya

Berjuang dengan banyaknya tentara Indonesia harus gugur, ternyata berbanding pula dengan banyaknya pihak musuh yang gugur.

Kal itu pasukan didikan Portugis tersebut dinamai Tropaz.

Tropaz adalah pasukan Timor Leste didikan Portugis yang kenyang dengan pengalaman tempur gerilya.

Mereka ternyata sudah kenyang dengan banyak gemblengan, sehingga bisa menghadapi TNI yang terkenal dengan strategi gerilyanya juga.

Tidak hanya anggota TNI biasa, Kopassus yang saat itu masih bernama Kopassandha juga menghadapi pasukan Tropaz tersebut.

Mereka diterjunkan untuk menumpas pemberontakan di daerah jajahan Portugis seperti Angola dan Mozambik.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved