Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet Yakin Bebas, Ahli Pidana UII Ungkap Harusnya yang Dipidana Penyebar Luas Hoaks

Ratna Sarumpaet yakin bebas dari semua dakwaan setelah mendengar keterangan dari dua saksi ahli yang dihadirkan pada kasus penyebaran hoaks

Ratna Sarumpaet Yakin Bebas, Ahli Pidana UII Ungkap Harusnya yang Dipidana Penyebar Luas Hoaks
(KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Selasa (7/5/2019). 

Ratna Sarumpaet Yakin Bebas, Saksi Ahli: Harusnya yang Dipidana Penyebar Luas Hoaks

TRIBUNJAMBI.COM - Ratna Sarumpaet yakin bebas dari semua dakwaan setelah mendengar keterangan dari dua saksi ahli yang dihadirkan pada kasus penyebaran hoaks.

Ratna Sarumpaet sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dan kemudian mesti menjalani persidangan karena kasus penyebaran hoaks tersebut.

Setelah mendengar keterangan saksi, Ratna Sarumpaet mengaku puas dengan keterangan sejumlah saksi ahli yang dihadirkan kuasa hukumnya dalam sidang, Kamis (9/5/2019) kemarin.

Ratna percaya dapat bebas dari dakwaan jaksa penuntut umum bila majelis hakim mempertimbangkan keterangan para saksi dengan benar.

Selepas sidang, Ratna mengaku puas dengan keterangan para saksi ahli yang dihadirkan kuasa hukumnya.

Ia meyakini dirinya dapat bebas dari hukuman berdasarkan keterangan para saksi itu.

"Kalau menurut saya sih kalau semua kesaksian yang kita dengar hari ini dipertimbangkan baik-baik oleh hakim, harusnya saya hebas," kata Ratna.

Baca: Riwayat Karier Kivlan Zen dan SBY di Bidang Militer, Lulusan Akabri 1971 dan 1973

Baca: Perguruan PSHT dan Winongo Damai Paca Bentrok di Wonogiri, Polresta Solo Tetap Siaga

Kemarin, ada dua saksi ahli yang dihadirkan Ratna yaitu ahli hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII) Mudzakir serta Kepala Sub Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kementerian Kominfo Teguh Arifiadi.

Dua saksi yang dihadirkan dalam sidang kemarin adalah ahli hukum pidana Universitaa Islam Indonesia Mudzakir serta Kepala Sub Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kementerian Kominfo Teguh Arifiadi.

Halaman
1234
Editor: bandot
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved