Berita Nasional

Luhut Pandjaitan Belum Temui Prabowo, Tapi Beberkan soal 'Senior' yang Memanas-manasi Capres 02

Luhut Pandjaitan Belum Temui Prabowo, Tapi Beberkan soal 'Senior' yang Memanas-manasi Capres 02

Luhut Pandjaitan Belum Temui Prabowo, Tapi Beberkan soal 'Senior' yang Memanas-manasi Capres 02
Kolase/Facebook
Luhut Binsar Panjaitan dan Prabowo Subianto 

Luhut Pandjaitan Belum Temui Prabowo, Tapi Beberkan soal 'Senior' yang Memanas-manasi Capres 02 

TRIBUNJAMBI.COM - Kabar akan menemui calon presiden (capres) 02 Prabowo Subianto, hingga saat ini belum bisa direalisasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Walaupun belum jadi bertemu, Luhut mengatakan telah menyampaikan pesan ke Prabowo melalui anak buahnya.

Anak buah tersebut juga merupakan mantan anak buah Luhut Binsar Pandjaitan.

Hal itu disampaikan Luhut saat menjadi narasumber di acara CNN Indonesia, Kamis (9/5/2019).

Baca Juga: 

Soal Wiranto Ingin Shutdown Media, Pengamat Politik: Jangan Memicu Resistensi Publik Makin Kuat

Ingat Kematian Saat Tahan Dahsyatnya Rasa Sakit Kanker, Cinta Penelope Telah Siapkan Batu Nisan

Ditemukan Bahan Makanan Berformalin di Pasar Sarolangun, Disperindagkop Akan Selidiki Produsennya

Diisukan Ada Rencana Makar Dilingkup Prabowo, Andre Rosiade: BPN tak Pernah Berencana People Power

Mulanya, pembawa acara CNN TV, Elvira Khairunnisa bertanya soal Luhut yang pernah menuliskan perkataan di akun Facebook miliknya @Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (23/4/2019).

"Pak Luhut saya mengutip apa yang Anda sampaikan di akun Facebook bapak saat itu klarifikasi. Meminta pada senior untuk tidak perlu memanas-manasi dengan memberikan informasi tidak jelas pada Pak Prabowo Subianto, yang Anda maksud senior ini siapa pak?," ujar Elvira.

Sementara dalam tulisan Facebook yang dituliskan Luhut inilah isian lengkap tersebut.

"Melalui tulisan ini saya juga ingin menitipkan pesan kepada para senior untuk tidak perlu memanas-manasi dengan memberikan informasi yang tidak jelas kepada Pak Prabowo.

Biarkanlah Beliau mendapat informasi yang berimbang sehingga bisa membuat keputusan dengan input data yang benar.

Tidak elok kalau kita membohongi atasan dengan informasi yang salah.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved