Pemilu 2019

Bawaslu Muarojambi Gelar Sidang Pelanggaran Administratif, Tindaklanjut Laporan Caleg Asal Nasdem

Bawaslu Muarojambi Gelar Sidang Pelanggaran Administratif, Tindaklanjut Laporan Caleg Asal Nasdem

Bawaslu Muarojambi Gelar Sidang Pelanggaran Administratif, Tindaklanjut Laporan Caleg Asal Nasdem
Tribunjambi/Samsul Bahri
Bawaslu Muarojambi Gelar Sidang Pelanggaran Administratif, Tindaklanjut Laporan Caleg Asal Nasdem 

Bawaslu Muarojambi Gelar Sidang Pelanggaran Administratif, Tindaklanjut Laporan Caleg Asal Nasdem

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muarojambi menggelar sidang terhadap penangganan pelanggaran administratif pemilu tahun 2019.

Sidang dilakukan di Kantor Bawaslu Kabupaten Muarojambi, Jumat siang (10/5/2019). Adapun sidang ini merupakan sidang lanjutan dari yang sebelumnya.

Baca: Caleg Jambi Luar Kota Ngadu ke Bawaslu Muarojambi, Tunjukkan Kejanggalan Proses Rekapitulasi

Baca: Sosok Mayat Pria Tua Ditemukan di Kebun Sawit di Desa Kukus, Sarolangun, Ternyata Warga Merangin

Baca: Selalu Bau Mulut saat Puasa Bulan Ramadan? Ini 7 Cara Mudah Mencegahnya, Agar Puasamu Nyaman

Ketua Bawaslu Kabupaten Muarojambi, Yasril mengatakan, sebelumnya pihaknya menerima laporan dari pihak pelapor dari seorang Caleg, Mardian, dari Partai Nasdem daerah pemilihan Jaluko.

"Ini merupakan sidang pemeriksaan lanjutan, karena dua hari lalu kita sudah melakukan sidang pemeriksaan pendahuluan," ujarnya, usai sidang.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa yang terlapor dalam perkara administrasi ini yaitu PPK Kecamatan Jaluko.

Bawaslu Muarojambi, gelar sidang pelanggaran administrasi Pemilu
Bawaslu Muarojambi, gelar sidang pelanggaran administrasi Pemilu (Tribunjambi/Samsul Bahri)

"Ini berkaitan dengan proses rekapitulasi di tingkat kecamatan, ada proses yang dinilai oleh pelapor ada kesalahan yang dilanggar yang kemudian di laporkan ke Bawaslu," sebutnya.

Pelapor kata Yasril, melaporkan bahwa hasil dari rekapitulasi tidak dilaporkan, selain itu juga ada DA salinan tidak di tandatanggani oleh anggota PPK.

"Jadi DAA di masing-masing TPS itu kan kemudian di rekap lagi di kecamatan. Nah, pelaporan atau saksi dari Parpol Nasdem melapor bahwa DA 1 yang diterima olehnya tidak di tandatangani oleh PPK. Itu yang kita proses," sambungnya.

Baca: Viral di FB, Kisah Polisi yang Temukan Dompet Berisi Uang Rp5 Juta dan Menolak Hadiah Pemilik Dompet

Baca: Bikin Geger, Mayat Wanita Dimutilasi di Sebuah Penginapan di Sungai Lilin, Menginap dengan 2 Pria

Baca: Pengendara Sepeda Motor Hantam Truk Pasir Hingga Terpental, di Sekernan Muarojambi, 2 Orang Tewas

Sementara itu, berdasarkan sidang, Mardian mempertanyakan kepada KPU yang juga hadir dalam sebagai pihak terkait dalam sidang ini.

Halaman
12
Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved