Ancaman Menhan Bagi Pelopor Gerakan Khilafah: Keluar dari Indonesia Atau Hadapi Tentara

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa ideologi khilafah dilarang di Indonesia.

Ancaman Menhan Bagi Pelopor Gerakan Khilafah: Keluar dari Indonesia Atau Hadapi Tentara
(KOMPAS.com/Kristian Erdianto)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa pembelian 500 pucuk senjata api oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dari PT Pindad. Ryamizard pun menunjukkan lampiran berkas dokumen izin pembelian senjata api yang dikirimkan ke Kementerian Pertahanan pada Mei 2017. 

Ancaman Menhan Bagi Pelopor Gerakan Khilafah: Berhadapan dengan Tentara

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa ideologi khilafah dilarang di Indonesia.

Menurutnya, ideologi tersebut dilarang karena ingin menggantikan Pancasila.

Ia bahkan mengatakan bahwa melalui organisasi Hizbut Tahrir, khilafah telah dilarang di 21 negara.

Hal itu dikatakan Ryamizard usai "Simposium Perang Mindset Pada Era Keterbukaan Informasi" di Gedung AH Nasution Kementerian Pertahanan Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

"Ada orang-orang lain paham lain, ujug-ujug mau masuk dan mengubah negara ini, siapa? Khilafah. Saya kasih tahu, khilafah itu sudah 21 negara melarang."

Kabar Ustaz Abdul Somad Dipecat dari Dosen di Riau, Gara-gara Pilpres 2019, Ini Kata Rektor

LUAR BIASA, Comeback Spesial Tottenham Hotspur, Cicipi Final Liga Champions Setelah 136 Tahun

ALL ENGLAND FINAL: Tottenham Tantang Liverpool di Final Liga Champions, 2 COMEBACK Dramatis

VIDEO Highlight dan Cuplikan Gol Ajax vs Tottenham Leg 2, Aksi Dramatis Spurs Dapat Tiket Final

"Katanya Arab itu juga tidak boleh Khilafah. Itu dibubarkan, ditangkap. Di sini tidak boleh juga. Dilarang. Hanya satu, Pancasila."

"Yang tidak suka ya keluar dari sini. Enak sekali. Kalau tidak suka Pancasila ya keluar," kata Ryamizard.

Ryamizard juga mengatakan, siapa pun pihak yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan yang lain maka harus berhadapan dengan TNI.

Ia juga menjelaskan, dalam sejarah Indonesia juga pernah ada kelompok yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan yang lain.

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved