Kades Inspeksi Rumah Janda di Malam Hari, Warga Penasaran Lalu Ngintip, Kaget karena Melihat

Lantaran penasaran kunjungan kades saat malam hari ke rumah janda, warga mengintip. Sekira 02.00 dinihari, mereka kaget karena lihat kades kondisinya

Kades Inspeksi Rumah Janda di Malam Hari, Warga Penasaran Lalu Ngintip, Kaget karena Melihat
Istimewa
Ilustrasi perselingkuhan. 

Lantaran penasaran kunjungan kades saat malam hari ke rumah janda, warga mengintip. Sekira 02.00 dinihari, mereka kaget karena melihat kades dalam kondisi ...

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Peristiwa ini terjadi di Desa Sido Lego, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin, Jambi.

Kades Sido Lego berinisial MS diamankan warga karena kedapatan tidur di rumah seorang janda di desa tersebut.

MS diamankan lantaran kerap ketahuan warga saat berkunjung di rumah janda tersebut.

Kunjungan ke rumah janda itu dilakukan MS, terlebih pada malam hari.

Baca Juga

 Cerita Seram Bukit Soeharto, Tempat Pembuangan Korban Penembakan Misterius, Ini Kisahnya

 Hari Ini Menag Lukman Hakim Diperiksa KPK, Kasus Romahurmuziy Jual Beli Jabatan

 Berencana Mudik ke Solo? Jangan Lupa Jajal 4 Wisata Transportasi Ikonik Ini di Kota Bengawan

 Empat Anak Perempuan Liliana Tanoesoedibjo yang Belum Menikah, Keluarga Konglomerat Indonesia

 Keahlian Spesial Chef Marinka, Ini Senjata Rahasia Koki Cantik Lulusan Le Cordon Bleu

 Dua Polwan Cantik Menyamar Jadi PSK, Anak Buah Kapolsek sampai Tertipu di Kantor Sendiri

Sekretaris Desa Sido Lego, Nilwan, membenarkan adanya kabar bahwa sang kades digerebek dan diamankan warga.

"Kejadian penangkapan oleh warga sekitar pukul 02.00 WIB tadi dan langsung dibawa oleh warga ke kantor desa," ujar Nilwan kepada Tribunjambi.com.

Meski membenakan adanya informasi itu, namun Nilwan belum bisa memastikan kegiatan apa yang dilakukan kepala desa di dalam rumah janda tersebut.

"Yang jelas, keduanya tidak ada hubungan keluarga dan bukan suami istri," tuturnya.

"Tidak tahu apa yang mereka perbuat. Yang jelas warga mendapati Pak Kades di dalam rumah janda anak dua tersebut," ujar Nilwan.

Setelah diamankan dan dibawa ke kantor desa, rencananya sang Kades Sido Lego akan disidang sesuai adat istiadat yang berlaku didesa tersebut.

"Rencana sore ini sidangnya," ungkapnya.

Untuk diketahui, Kades Desa Sido Lego, Kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin, MS, digrebek oleh warganya sendiri saat tengah asyik tidur di rumah janda.

Ilustrasi perselingkuhan
Ilustrasi perselingkuhan (IST/foto keluarga/Pos Kupang)

Kejadian yang menggemparkan warga desa setempat itu terjadi di Kampung Tiga Desa Sido Lego, Rabu (8/5) dinihari.

Informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, kegiatan kades tersebut sudah lama dicurigai warga.

Warga kerap melihat kades berkunjung ke rumah janda tersebut, apalagi malam hari.

Lantaran penasaran, warga kemudian sepakat untuk menggerebek rumah janda tersebut.

 Waktu yang Tepat Untuk Berdoa dan Tak Akan Tertolak, Kesempatan Baik di Ramadan 2019/1440 H

 Jokowi-Maruf Unggul 63 Persen Suara di Bangka Belitung, Saksi Prabowo-Sandiaga Ogah Tanda Tangan

Masa-masa Kritis Kerajaan Majapahit Terungkap Setelah Ratusan Tahun, Sebelum Runtuh oleh Serangan

 Kondisi Terkini Ranty Maria Setelah Di-unfollow Ammar Zoni, Lupakan Masa Pacaran 4 Tahun

Alhasil, sekira pukul 02.00 WIB, mendapati kades tersebut tengah tidur tanpa baju bersama sang janda.

"Masuknya sekitar pukul 21.00 malam kemarin, ditangkap warga sebelum sahur sekitar pukul 02.00 WIB," ungkap warga sekitar.

Kejadian di Sumenep

Satpol PP Sumenep menggerebek pasangan bukan suami istri, yang merupakan pegawai Dinas Koperasi (Diskop) Pemkab Sumenep, Madura, dalam kamar kos, Rabu (6/3/2019) sekitar pukul 23.30 WIB.

Diketahui pasangan bukan suami istri itu terjaring razia di kamar kos wilayah Desa Pangarangan, Kecamatan Sumenep Kota.

Mereka yang terdiri dari seorang Janda dan pria beristri digelandang ke kantor Satpol PP hingga Kamis Rabu (7/3/2019) sekitar pukul 01. 40 WIB.

Saat pemeriksaan, terlihat laki-laki berjaket hitam, sedangkan yang perempuan memakai kerudung warna pink.

Informasinya, pria berinisial A (42) itu asal Desa Bangselok, Kecamatan Sumenep Kota dan memiliki istri sah, sedangkan yang perempuan HS (44) berstatus janda dari Kelurahan Banyu Urip, Kota Surabaya.

Uniknya, usai menjalani pemeriksaan, pria itu terlihat santai meski difoto. Ia justru tersenyum dan berpose menunjukkan kedua jarinya.

"Pasangan itu pegawai kontrak Dinas Koperasi Sumenep," kata Fajar Santoso, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sumenep.

Lazimnya, pasangan yang terjaring razia seperti ini tidak diizinkan pulang sebelum dijemput oleh keluarganya.

Namun, Satpol PP mengizinkan pasangan bukan suami istri sah itu pulang sekitar pukul 02.30 WIB. Alasannya, masih memerlukan pendataan yang valid.

"Pasangan itu saya suruh pulang dengan melampirkan surat pernyataan, namun siap untuk dipanggil apabila ada pemeriksaan," kata Fajar.

Bagaimana jika mereka tidak datang saat diperiksa ulang?

"Pasukan Satpol PP Sumenep yang akan menjemputnya," tegasnya. Ali Hafidz Syahbana

Dua Pegawai Rumah Sakit Mesum

Sebelumnya heboh adanya dua orang oknum pegawai Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Cepu, Blora, Jawa Tengah. Keduanya diduga berbuat mesum di dalam kamar mandi RS pada siang bolong. Akibatnya, kedua orang itu dipecat manajemen rumah sakit.

GM, mahasiswi yang selingkuh dengan dosennya di Kupang
Ilustrasi selingkuh.(Kolase Facebook)

Kedua oknum tersebut berinisial JS dan IS. Mereka karyawan yang bertugas sebagai perawat di RS PKU Muhammadiyah Cepu. Hubungan asmara antarkeduanya disinyalir sudah berlangsung cukup lama.

Bahkan, pihak RS pernah melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan. Keduanya kepergok oleh Sriyono, petugas keamanan RS. Sriyono memergoki kedua pasangan tak resmi ini sedang asyik berbuat mesum di dalam salah satu kamar mandi RS PKU Muhammadiyah Cepu pada siang hari.

Kabid Keperawatan RS PKU Muhammadiyah Cepu, Suprapto, saat dikonfirmasi Kompas.com membenarkan pemecatan kedua oknum pegawai tersebut lantaran kepergok berduaan di dalam kamar mandi RS. "Benar, SK pemecatan keduanya per tanggal 1 Agustus kemarin. Saya tidak tahu persis kejadian detailnya. Tiba-tiba saya mendapat kabar seperti itu," tutur Suprapto, Selasa (7/8/2018).

Menurut Suprapto, oknum perawat IS sempat berpamitan kepada dirinya karena telah mendapat SK pemecatan. “Mungkin ini pelajaran dari Allah buat saya agar saya ke depan bisa berbuat lebih baik lagi,” ujar Suprapto menirukan perkataan oknum IS.

Suprapto mengaku sudah beberapa kali memperingatkan dan memberikan pembinaan kepada kedua oknum itu atas dugaan perselingkuhan. Kedua oknum tersebut pernah menyatakan kesiapannya untuk diberi sanksi apabila ada hubungan spesial antara kedua belah pihak. "Sebenarnya yang lebih paham persoalan ini adalah humas atau langsung ke direktur," tutur Suprapto. Saat menemui bagian Humas, wartawan langsung diarahkan ke Manager Bidang Dakwah dan Pencitraan (Bindatra) RS PKU Muhammadiyah Cepu sebagai atasan humas.

"Kami tidak berwenang menjawabnya," ujar Erlina, staf humas RS tersebut. Sementara itu, Rohmah, Manager Bindatra RS PKU Muhammadiyah Cepu, lebih memilih bungkam. Beberapa kali dirinya menegaskan tidak mengetahui persoalan pemecatan dua orang oknum karyawan tersebut.

"Mohon maaf saya tidak bisa kasih keterangan terkait kasus ini. Informasi tertutup bagi kami. Itu privasi rumah sakit," pungkasnya. (Muzakkir / Tribunjambi.com)

 Tagar #PecatBudiKarya Trending Topic No 1, Menhub Budi Karya: Tarif Batas Atas Akan Diturunkan

 Empat Anak Perempuan Liliana Tanoesoedibjo yang Belum Menikah, Keluarga Konglomerat Indonesia

 Keahlian Spesial Chef Marinka, Ini Senjata Rahasia Koki Cantik Lulusan Le Cordon Bleu

 Dua Polwan Cantik Menyamar Jadi PSK, Anak Buah Kapolsek sampai Tertipu di Kantor Sendiri

 Para Jenderal Terkejut saat Benny Banting Baret Kopassus, Prajurit Berkaki Satu Dibela Mati-matian

Penulis: muzakkir
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved