Bawaslu Temukan Hasil Rekapitulasi Suara Berbeda, KPU Bungo Minta Adu Data DA1

Bisri, Ketua KPU Bungo inginkan perbedaan data dengan Bawaslu disandingkan secara terbuka agar tidak muncul pandangan negatif.

Bawaslu Temukan Hasil Rekapitulasi Suara Berbeda, KPU Bungo Minta Adu Data DA1
Tribunjambi/Dunan
Rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilu 2019 

Bawaslu Temukan Hasil Rekapitulasi Suara Berbeda, KPU Bungo Minta Adu Data DA1

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bisri, Ketua KPU Bungo inginkan perbedaan data dengan Bawaslu disandingkan secara terbuka agar tidak muncul pandangan negatif.

Pada pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Provinsi Jambi, hari ini, Rabu (8/5/2019). KPU Bungo yang pertama membacakan hasil rekapitulasi mereka mendapatkan sanggahan dari Bawaslu Provinsi Jambi yang menemukan perbedaan mencapai 85 persen dengan data KPU Bungo.

Menanggapi hal ini, Bisri, Ketua Ketua Bungo mengatakan pihaknya akan mengikuti apa yang diputuskan oleh KPU Provinsi Jambi selaku pimpinan sidang. Apa yang harus dilakukan untuk mensinkronkan selisih-selisih angka perolehan suara peserta pemilu.

"Kita ikut, apakah kita adu DA1 kita dengan DA1 Bawaslu, sehingga ketemu dimana titiknya. Kami mau seperti itu saja biar clear, tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan menganggap bahwa KPU Bungo ada tendensi negatif, saya pengin clear juga di forum ini," tegasnya.

Baca: 35 Nama Caleg di Merangin yang Menang di Pemilu 2019, Ada 10 Incumben

Baca: Pag-pagi Siti Dikejutkan Suara Keras, Ternyata Bengkelnya Ditabrak Truk, Satu Motor Hancur Terlindas

Baca: Mantan Bendahara Sekwan DPRD Kota Jambi, Dituntut 2 Tahun Penjara, Kasus Bimtek DPRD Kota Jambi

Baca: KATA Jokowi Ibukota Harus Pindah, Karena Berada di Ring of Fire, Apa Itu? Ini Penjelasan Lengkapnya

Baca: Andre Taulany Tak Akan Tampil di Ini Talkshow dan Ini Sahur, Pihak Net Tv Beri Penjelasan

Lalu apakah ada kemungkinan DA1 KPU dengan DA1 yang dipegang Bawaslu berbeda? Misri tak mau komentar karena menurut dia, saat pleno tingkat kabupaten Bawaslu juga pegang DA1.

"Saksi juga pegang DA1, makanya hari ini jujur kami kaget ketika persoalan ini ada, makanya kami juga ingin ini clear," tegasnya.

Kalaupun ada selisih, kata Bisri, dimana selisihnya. "Kalau memang benar selisih silakan kembalikan, karenan itu hak dan kita juga tidak mempersoalkan itu tapi ada solusinya bagaimana, dan kita cocokan data Bawaslu dengan data kita, karena Bawaslu juga bawa data itu," sebutnya.

Bisri mengakui bahwa selama proses pleno dilakukan. Pihak Bawaslu memang mengikuti proses tersebut sedari awal sampai akhir.

Bahkan mereka juga mengatakan bahwa pihak KPU mencetak hasil untuk dicermati ulang sebelum di tandatangani. Namun, adanya temuan perbedaan hasil dengan Bawaslu tersebut harus diselesaikan.

"Kami ingin diselesaikan. Kami juga tidak ada kepentingan apapun. Biar semuanya selesai," ujar Bisri.

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved