Berita Nasional

Adian Napitupulu Dibuat Kesal Rocky Gerung, Debat Soal 554 KPPS Meninggal, Jari di Jidat Disorot

Adian Napitupulu Dibuat Kesal Rocky Gerung, Debat Soal 554 KPPS Meninggal, Jari di Jidat Disorot

Adian Napitupulu Dibuat Kesal Rocky Gerung, Debat Soal 554 KPPS Meninggal, Jari di Jidat Disorot
Capture/Youtube
Adian Napitupulu dan Rocky Gerung 

"Barusan saya terangkan, you menghalangi keterangan alternatif dari dokter yang bekerja melampaui tugasnya dengan hanya mendengar keterangan dari dekan," jawab Rocky Gerung.

Mendengar itu, Adian Napitupulu pun langsung menyambar lagi, menurutnya, ia sudah menyampaikan kalau ia tidak ingin mengomentari medis karena bukan kapasitasnya.

"Tapi saya mengkritik bagaimana dia (dokter Ani) merendahkan pekerjaan itu dengan bahasa 'apa sih pekerjaan KPPS, cuma mencatat saja'. Kalau pernyataan itu yang dianggap menghalangi, cara berpikir bung yang tidak paham, tadi saya sudah beri kesempatan dia di mana kalimat saya yang menghalangi," katanya.

"Saya mau jelaskan," bela Rocky Gerung.

Adian Napitupulu tampak mencecar lagi Rocky Gerung.

"Loh konteks kapasitas sebagai dokter tidak saya halangi, saya minta jelaskan malah dia ceritakan tentang KPU," katanya.

Kemudian Rocky Gerung pun tampak berusaha menjelaskan lagi.

"Kalau ada dua perspektif terima dua-duanya, jangan beri kritikan, bahkan you bilang bukan sekedar menghalangi, mengkritik pekerjaan dia," katanya.

"Loh kok mengkritik?," sambar Adian Napitupulu lagi.

"Denger dulu denger dulu," kata Rocky Gerung.

Adian Napitupulu sampai diingatkan oleh pembawa acara, bahwa itu adalah giliran Rocky Gerung yang menjelaskan.

"Bung Adian cukup sampai di situ, kita habiskan pernyataan dari Bung Rocky," kata Andromeda Mercury.

"Loh Anda harus tegas juga," kata Adian Napitupulu kepada pembawa acara.

"Saya sebagai tuan rumah yang mengatur di sini," tegas pembawa acara.

"Kalau dia memanipulasi kata-kata saya gimana? Apa saya tidak boleh membantah?," tanya Adian Napitupulu.

"Boleh membantah, tapi kita kasih kesempatan Bung Rocky gerung dulu sampai habis," tegas pembawa acara.

Rocky Gerung kemudian tampak ingin memulai lagi argumentasinya.

"Di dalam konsep kedokteran, seluruh variable harus dimasukkan," katanya.

"Kalau keterangan soal kelelahan harusnya yang tewas banyak itu caleg, karena tugasnya lebih berat, karena itu seluruh kompleksitas problem ini harus ada semacam public address, tapi kepala negara gak bicara apa-apa," kata Rocky Gerung lagi.

Namun, lagi-lagi pernyataan itu dibantah oleh Adian Napitupulu.

"Apa unsur saya menghalangi itu apa?," katanya gemas.

"Saudara Adian hanya berusaha mempreteli kalimat pendek yang keluar dari dokter ini, bahwa KPPS kerjanya apa? ya emang mencatat? emang ada yang lebih? naik gunung? saya naik gunung 12 hari sehat-sehat saja," katanya.

"You menghalangi orang memberi argumentasi," jelasnya lagi.

Adian Napitupulu pun menjelaskan kalau ia mengkritik Ani Hasibuan.

"Saya mengkritik, dia merendahkan pekerjaan KPPS," kata Adian Napitupulu.

"Di mana merendahkannya?," tanya Rocky Gerung.

"Itu kan hanya persepsi Anda berdua," ujar narasumber lainnya.

Kemudian tampak hampir semua narasumber ikut menyampaikan argumentasi secara bersamaan.

Rocky Gerung pun tampak membuat simbol sindiran menggunakan tangannya.

Ia mengacungkan jari telunjuk di jidatnya dengan menggerak-gerakan ke atas dan ke bawah sambil tersenyum.

Momen itu pun ramai jadi perbincangan di media sosial.

Hal itu membuat suasana jadi panas dan tak jelas arah pembicaraannya, sampai membuat pembawa acara harus bersikap tegas.

"Kalau semua bicara, pemirsa tidak bisa mendengar ini dengan baik," kata pembawa acara yang kemudian menjeda dialog itu dengan iklan.

Ini videonya :

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Rocky Gerung Bikin Kesal Adian Napitupulu Saat Debat Soal 554 KPPS Meninggal, Jari di Jidat Disorot

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

IKUTI FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK:

Editor: ekoprasetyo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved