Pemilu 2019

Pleno KPU Kota Jambi Diwarnai Keberatan Saksi PDIP dan Bawaslu

Pleno di KPU Kota Jambi Diwarnai Keberatan dari Saksi PDIP dan Bawaslu

Pleno KPU Kota Jambi Diwarnai Keberatan Saksi PDIP dan Bawaslu
Istimewa
Rapat pleno penghitungan suara tingkat Kota Jambi yang berlangsung aman dan kondusif, seluruh peserta rapat yang hadir secara serentak mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyelenggara pemilu, TNI-Polri. 

Pleno KPU Kota Jambi Diwarnai Keberatan Saksi PDIP dan Bawaslu

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara hari kedua KPU Kota Jambi Keberatan saksi PDIP dan dari pihak Pawaslu.

Pertama pihak Bawaslu menemukan adanya perbedaan antara pengguna hak pilih pada DPD, DPR RI dan Presiden wakil presiden.

Hari kedua pleno rekapitulasi di KPU Kota Jambi masih diwarnai keberatan saksi.

Baca: Karim (10) Naik Pesawat Bareng Panglima TNI, Akhirnya Terungkap Masa Lalu Marsekal Hadi Tjahjanto

Baca: Tips Agar Tidak Lemas di Awal Puasa, Diantaranya Perbanyak Minum dan Konsumsi Makanan Berserat

Baca: Anak Muda Ganteng dan Cantik Populerkan Islam di Korea, Kisah Ayana Jihye Moon & Omar Choi

Kali ini saksi dari partai PDIP yang merasa bahwa ada ketidaksesuaian antara C1 yang dipegangnya dengan apa yang disampaikan dalam pleno. Sehingga mereka merasa partainya kehilangan suara di beberapa TPS.

"Mohon izin ketua. Kami ada sanggahan dan keberatan dengan data yang ada. Karena berbeda dengan formula C1 yang kami pegang saat ini," ungkap Maria Magdalena, Saksi PDIP, Senin (6/5/2019).

Baca: VIDEO: Ngabuburit Puasa Pertama, Jalan-jalan Kepasar Bedug Gang Siku Pasar Jambi

Baca: Reaksi Fahri Hamzah Saat Ditanya Kenapa Datang ke Acara Bukber Jokowi, Padahal Suka Kritik Pedas

Baca: Rapat Pleno Penghitungan Suara di Kota Jambi Aman dan Kondusif, Peserta Ucapkan Terima Kasih

Bukan hanya itu, Maria juga mengungkapkan berkurangnya suara milik PDIP dan bertambahnya suara untuk Perindo di beberapa TPS. Maka dari itu mereka meminta agar pihak KPU membuka kotak suara untuk melihat plano.

Terhadap keberatan tersebut, pihak KPU pun memberikan fasilitas forum kecil untuk menyelesaikan hal tersebut. Lantas dikumpulkan lah para pihak yang antara lain saksi dari Perindo, PDIP, Bawaslu dan KPU serta PPK dan Panwascam.

Dalam forum kecil itu terjadi perdebatan antara para pihak. Terutama saksi dari PDIP tetap meminta agar dilakukan pembukaan kotak suara.

Baca: Sopir dan Penumpang Travel Restu Ibu Luka-luka, Tabrakan Truk di Jalan Lintas Sarolangun-Tembesi

Baca: 5 Perbedaan Kelahiran Putra Meghan Markle dan Anak Kate Middleton, Lokasi Seperti Ratu Elizabeth II

Baca: 6 Petugas Pemilu di Sarolangun Sakit Saat Bertugas, Bawaslu Berikan Santunan

Namun pihak PPK dan Panwascam mengatakan bahwa hal itu tidak perlu dilakukan karena persoalan yang mereka adukan sudah diselesaikan ditingkat kecamatan dengan membuka kotak suara.

Halaman
12
Penulis: dunan
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved