Pemilu 2019

Ini Deretan Daftar Artis & Politisi Kondang yang Lolos dan Gagal ke Senayan hingga Nasib Fadli Zon

Sejumlah pengamat menilai kehadiran para artis di tengah dominannya parpol lama di parlemen, tak akan memberikan efek apa-apa.

Ini Deretan Daftar Artis & Politisi Kondang yang Lolos dan Gagal ke Senayan hingga Nasib Fadli Zon
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Ini Deretan Daftar Artis & Politisi Kondang yang Lolos dan Gagal ke Senayan hingga Nasib Fadli Zon 

Presenter yang melejit namanya melalui acara kuis "Kata Berkait" pada periode 90-an ini, bersaing di Dapil Jabar I yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi.

Nico tak tahu pasti siapa saja artis-artis lain dari PDIP yang lolos.

"Baru baca kalau KD [Krisdayanti] lolos," kata Nico.

Nico merupakan caleg petahana. Bila lolos pada Pileg 2019, ini merupakan periode kedua dirinya bekerja di kompleks parlemen, Senayan.

Jika sudah dipastikan terpilih lagi, ia mengklaim akan mengawal lebih ketat lagi program-program yang tidak merata dan tepat sasaran ke masyarakat.

Selama di DPR, Nico pernah ditempatkan di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga, serta ekonomi kreatif.

Pada September 2017, ia dimutasi ke Komisi I yang membidangi luar negeri, intelijen, dan pertahanan.

4. Rachel Maryam

Pemilu 2019 ini, Rachel kembali menjadi calon anggota DPR RI fraksi Partai Gerindra.

Dirinya terdaftar di Dapil Jabar 2 Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan Rachel Maryam hampir dipastikan lolos.

"Rahayu Sarawati juga lolos," kata Andre.

Rahayu atau Sara adalah politisi Gerindra yang merupakan keponakan dari calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Dia maju dari dapil Jawa Tengah IV yang meliputi Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Wonogiri.

5. Desy Ratnasari

Desy Ratnasari kini sedang diliputi rasa bahagia. Besar kemungkinan dia bakal duduk lagi sebagai Anggota DPR RI.

Kabar tersebut disampaikan sendiri oleh Desy Ratnasari melalui akun Facebooknya.

Pada Pemilu 2019, Desy Ratnasari tercatat sebagai Caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang bertarung di Dapil Jabar IV, meliputi Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi.

Desy Ratnasari. (Instagram/@desyratnasari_holic)

Untuk diketahui, ada enam kursi yang diperebutkan di Dapil Jabar IV.

Selain Desy Ratnasari, sejumlah nama beken ikut meramaikan pertarungan di dapil tersebut.

Sebut saja Ribka Tjiptaning (PDIP), Olla Ramlan (NasDem), Wina Armada (Partai Perindo), dan Icuk Sugiarto (Partai Hanura).

Ada juga nama Mohammad Muraz (mantan Wali Kota Sukabumi dari Partai Demokrat) dan Kiki Taher (Direktur Informasi dan Publikasi TKN Jokowi-Maruf dari PDIP).

Jumlah pemilih di Dapil Jabar IV ini mencapai dua juta pemilih.

Tapi bagi Desy Ratnasari, Dapil Jabar IV bukanlah sesuatu yang asing.

Berbekal pengalaman Pemilu 2014 lalu, Desy Ratnasari juga bertarung di Dapil Jabar IV dan berhasil lolos ke Senayan.

Kini, keberhasilan itu tampaknya bakal terulang.

Melihat hasil Pemilu 2019, Desy Ratnasari sukses meraup suara terbanyak di Dapil Jabar IV.

Desy Ratnasari pun tak lupa mengucap syukur dan berterima kasih kepada para pendukungnya atas raihan tersebut.

"Hatur Nuhun sadayana, atas doa dan dukungan suaranya khususnya warga Sukabumi dan sekitarnya DAPIL 4 yang telah memilih Caleg DPR RI Desy Ratnasari No. Urut 1 dengan suara terbanyak dalam Pemilu serentak 17 April 2019. InsyaAlloh Desy amanah. Abah Suyanto dukungan anak pondok sangat signipikan," tulis Dessy Ratnasari melalui laman Facebooknya, Kamis (2/5/2019).

Caleg Artis Gagal ke Senayan

1. Giring eks Nidji 

Giring mengaku kecewa dengan hasil Pemilu 2019 ini. Menurutnya, hal itu manusiawi.

"Nggak stres, cuma kecewa, itu manusiawi. Untungnya, saya punya keluarga yang sangat sayang dan luar biasa sekali," kata Giring Ganesha saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, dikutip dari Warta Kota.

Selepas Pemilu 2019 ini, Giring mengaku tak akan kembali lagi ke Nidji menjadi penyanyi.

Dia lebih memilih mengelola dan menjalankan bisnis terbarunya di bidang kompetisi gim atau E-Sport.

Sebagai ketua panitia E-Sport Piala Presiden, Giring sempat bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi.

"Kayaknya nggak musik dulu (setelah kalah di pemilihan anggota legislatif tahun ini). Masih mau fokus di E-Sport dan tetap di PSI," ujar Giring.

2. Ahmad Dhani

Kabar artis dan musisi ibu kota, Ahmad Dhani tak lolos menjadi anggota DPR RI alias ke Senayan hangat diperbincangkan.

Hasil suara lembaga survei hingga relawan caleg dari Partai Gerindra yang memiliki daerah pemilihan di Jawa Timur 1 atau Dapil Jatim 1 itu tengah menjadi pro kontra meski hasil hitungan KPU belum final.

Sejumlah fakta pun terungkap, di antaranya nasib tiga artis hingga relawan Ahmad Dhani optimistis.

Berikut fakta-fakta yang dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber.

1. Ahmad Dhani kalah saing

Dikutip dari TribunMadura.com, SCG Research and Consulting memprediksi, Ahmad Dhani, Caleg Partai Gerindra untuk DPR RI Dapil Jatim 1, yang saat ini menjadi terdakwa kasus pencemaran nama baik dan ditahan di Rutan Medaeng, tidak akan lolos ke Senayan.

Direktur SCG Research and Consulting, Didik Prasetiyono, mengungkapkan, hingga rekapitulasi SCG pada Kamis sore (2/5/2019) untuk mengetahui hasil Pileg 2019, perolehan suara Ahmad Dhani masih berada di kisaran 35 ribu suara.

Perolehan suara itu masih jauh di bawah Caleg Gerindra lainnya, yaitu Rahmat Muhajirin dan Bambang Haryo yang memperoleh suara coblos nama di atas 50 ribu suara.

"Sedangkan Partai Gerindra hanya akan mendapat 1 kursi. Jadi satu kursi milik Gerindra diperebutkan Rahmat Muhajirin dan Bambang Haryo. Selisih suara keduanya masih cukup tipis,” ujar Didik Prasetiyono, Jumat (3/5/2019).

2. Nasib 3 caleg artis

Masih dari TribunMadura.com, selain Ahmad Dhani, pada hasil Pileg 2019 ini, Didik juga memprediksi sejumlah Caleg artis lain yang maju lewat DPR RI Dapil Jatim I juga tidak akan lolos.

Mulai dari Andre Hehanussa (PDIP), Manohara Odelia (Nasdem) dan Sundari Soekotjo (PKB).

Menurut Didik Prasetiyono, peta politik berdasar perolehan kursi di DPR RI Dapil Jatim I tidak banyak pergeseran.

Di mana pemilih sudah secara konsisten dalam dua kali Pemilu (Pemilu 2014 dan 2019) menetapkan Party-Identification sebagai identitas sosial kelompok.

"Hal ini terlihat dari hampir semua kandidat terpilih adalah legislator incumbent dan perolehan partai yang tidak mengalami banyak perubahan dibanding 2014,” jelasnya.

3. Perolehan kursi DPR Dapil Jatim 1 versi SCG

Berikut adalah urutan perolehan kursi DPR RI dari Dapil Jatim I berdasarkan konversi suara dengan metode Sainte Lague, versi SCG Research and Consulting memprediksi:

- Kursi ke-1 : PDIP (Puti Guntur Soekarno)
- Kursi ke 2 : PKB (Syaikhul Islam)
- Kursi ke-3 : Gerindra (Rahmat Muhajirin/Bambang Haryo)
- Kursi ke 4: Golkar (Adies Kadir)
- Kursi ke-5: PDIP (Bambang DH)
- Kursi ke-6: PAN (Sungkono/Sunartoyo)
- Kursi ke-7: PKS (Sigit Sosiantomo)
- Kursi ke-8: PKB (Arzeti Bilbina/Fandi Utomo)
- Kursi ke-9: PDIP (Indah Kurnia)
- Kursi ke-10 akan diperebutkan diantara Partai Demokrat dan Partai Nasdem menunggu rekapitulasi 100% KPU.

Daftar Politisi Bintang yang Dikabarkan Lolos & Gagal ke Senayan

Sejumlah politisi yang maju dalam persaingan merebut kursi parlemen kini mulai angkat suara terkait peluang lolos atau tidaknya ke Senayan.

Beberapa di antaranya mengklaim telah lolos dengan raihan suara sementara.

Siapa saja yang politisi yang telah menyatakan diriyna lolos keDPR RI?

Berikut adalah sederet politisi yang digadang lolos.

1. Riza Patria

Dikutip TribunJakarta dari Kompas.com, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria, mengklaim dirinya lolos menjadi anggota DPR periode 2019-2024.

Riza Patria merupakan calon legislatif (caleg) untuk daerah pemilihan Jawa Barat III meliputi Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor.

"Masuk Alhamdulillah Jabar III," kata Riza Patria saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/5/2019).

Meski begitu, Riza Patria belum mengetahui secara pasti suara yang sudah terkumpul untuk dirinya.

Saat ini, kata dia, Partai Gerindra memperoleh suara diatas 200.000 di daerah pemilihan Jawa Barat III.

2. Fadli Zon

Fadli Zon yang maju di dapil Jabar V meliputi Kabupaten Bogor berpeluang besar lolos.

Hal itu pun dibenarkan Riza Patria saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Fadli Zon sendiri sempat dikabarkan tidak lolos keSenayan.

Kabar tersebut pun lantas menuai banyak tanggapan dari berbagai pihak.

Satu di antaranya Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya.

3. Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Renanda Bachtar menyebut bahwa Ibas berpeluang besar lolos ke DPR RI.

Ibas maju mencalonkan diri sebagai caleg untuk dapil Jatim VII.

Hal itu diungkapkan akil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Renanda Bachtar.

Ia menyebut Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono dan Ketua DPP Partai Demokrat Dede Yusuf dipastikan mendapat kursi di DPR.

4. Puan Maharani

Puan Maharani maju dari dapil Jawa Tengah V yang meliputi Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali.

Hasto Kristiyanto mengabarkan bahwa Puan Maharani lolos keSenayan.

"Nama-nama sudah kami identifikasikan seperti Puan Maharani, Johan Budi dan berbagai tokoh-tokoh lain. Rata-rata inkumben punya peluang," kata Hasto saat ditemui wartawan di Tjikini Lima Restoran, Menteng, Jakarta, Rabu (30/4/2019).

Ada pun sejumlah politisi yang dikabarkan tidak lolos ke Senayan.

Siapa saja mereka?

1. Budiman Sudjatmiko

Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko angkat suara terkait peluang dirinya lolos ke Senayan.

Seperti diketahui belakangan ini ramai diperbincangkan bahwa Budiman Sudjatimiko tak lolos menjadi angota DPR RI.

Menurut Budiman Sudjatmiko, kemungkinan besar dirinya tak lolos menjadi anggota DPR periode 2019-2024.

Namun demikian, Budiman Sudjatmiko masih menunggu hasil hitung resmi KPU.

"Memang belum final, tapi bisa kemungkinan saya enggak lolos, meskipun kita masih menunggu dokumen C1. Dari seluruh TPS kita kumpulin belum selesai memang," kata Budiman saat dihubungiKompas.com, Selasa (30/4/2019).

Budiman yang maju sebagai caleg untuk dapil Jawa Timur VII yang meliputi Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi.

2. Ferdinan Hutahaean

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengaku dirinya tak lolos menjadi anggota DPR.

Ferdian Hutahaean maju dari dapil V meliputi Kabupaten Bogor.

"Saya sejak awal turun menjadi caleg saya tidak punya harapan dan tidak punya ekspektasi lolos sebagai anggota DPR terpilih," kata Ferdinand saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Ferdinand mengatakan, ongkos politik yang mahal membuat dirinya hanya turun di 40 titik selama masa kampanye.

"Cost tinggi dan saya tidak mau melakukan itu maka saya turun ke dapil terbatas sekali," ujarnya.

3. Faldo Maldini

Politikus PAN Faldo Maldini dikabarkan tak lolos ke Senayan.

Kabar tersebut sempat beredar luas di media sosial Twitter.

Faldo Maldini dikabarkan kalah dari Primus sebagai incumbent dari dapil Jabar V.

Saat itu, Faldo Maldini pun menanggapi kabar dirinya tak lolos keSenayan.

Dijelaskannya bahwa proses penghitungan suara belum selesai.

Faldo Maldini pun memohon doa kepada pendukungnya agar mendapat hasil yang terbaik.

"Hasil Pileg masih dihitung. C1nya masih belum lengkap 15000TPS. Mohon doanya, Boss Relawan kami masih semangat mengumpulkan dan tidak terpengaruh isu yang simpang-siur," tulisFaldo Maldini. Senin (22/4/2019).

Analisis pengamat

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia ( Formappi), Lucius Karus melihat tak ada secercah harapan bahwa mereka bisa memberikan prestasi baru bagi DPR RI.

"Apalagi para artis ini terpilih bersama dengan partai yang sudah sekian lama di periode ini gagal menghasilkan kinerja yang baik," ucap Lucius kepada reporter Tirto.

Oleh karena itu, Lucius merasa sulit mengharapkan dorongan perubahan bisa muncul dari parpol di parlemen yang tak punya komitmen untuk bekerja. Kehadiran para artis di tengah dominannya parpol lama di parlemen, kata dia, hampir pasti tak akan memberikan efek apa-apa.

"Apalagi nampaknya keterpilihan artis pada pemilu serentak kali ini bukan karena faktor kapasitas maupun kapabilitas figur, tetapi lebih karena popularitas mereka," tutur Lucius.

Kepopuleran Pileg yang kalah tenar daripada Pilpres dinilai Lucius menjadi alasan partai-partai untuk meraih suara di Pemilu 2019 kali ini. Sebagai vote getter, kata dia, para artis ini sungguhannya sudah memberikan sumbangan berarti bagi kemenangan partai, dan bisa saja tugas mereka memang hanya untuk meraih suara.

"Oleh karena itu sangat sulit mengharapkan kinerja luar biasa para artis ini. Parpol pun mungkin tak terlalu berharap banyak dari para artis ini untuk bekerja sebagaimana politisi kader parpol yang lainnya," kata Lucius.

Berita ini berjudul: Ini Deretan Daftar Artis & Politisi Kondang yang Lolos dan Gagal ke Senayan hingga Nasib Fadli Zon

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co 

Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved