Kisah Militer RI

Pria Belanda Ini Ogah Balik ke Negaranya, Pilih Jadi Mualaf di Indonesia & Cetak Pasukan Khusus TNI

Pria Belanda Ini Ogah Balik ke Negaranya, Pilih Jadi Mualaf di Indonesia & Cetak Pasukan Khusus TNI

Pria Belanda Ini Ogah Balik ke Negaranya, Pilih Jadi Mualaf di Indonesia & Cetak Pasukan Khusus TNI
TribunJabar
Idjon Djambi 

Pria Belanda Ini Ogah Balik ke Negaranya, Pilih Jadi Mualaf di Indonesia & Cetak Pasukan Khusus TNI

TRIBUNJAMBI.COM - Awal berdirinya Kopassus ternyata atas jasa seorang pria asal Belanda.

Pria yang awalnya merupakan veteran Perang Dunia II ini kemudian memilih untuk menjadi Warga Negara Indonesia dan kemudian membentuk pasukan khusus baret merah. 

Idjon Djanbi menjadi nama yang amat keramat di kalangan pasukan baret merah.

Sudah bukan rahasia lagi, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) diciptakan dari banyak tangan orang hebat, satu diantaranya pria bule satu ini.

Baca Juga:

Benarkah Arah Politik Kubu 02 Banyak Berubah? Pesan SBY: Tinggalkan Prabowo Jika Jokowi Menang

Polri Aman 3 Terduga Teroris di Bekasi dan Tegal yang Akan Serang Polisi saat Pengamanan Pemilu

Jengkelnya Amien Rais dan Ingin Beri Kejutan ke KPU, People Power? Pihak PAN: Gagasan Sudah Layu

Gisella Anastasia Cemas Bila Bersama Sosok Ini, Bukan Wijaya Saputra Maupun Gading Marten, Siapa?

Mantan prajurit komando Belanda inilah yang pertama kali mengasah mental dan fisik anggota TNI AD terpilih untuk kemudian dilatih menjadi prajurit tangguh berkualifikasi komando.

Sayang, walau terkenal, tak banyak yang tahu soal masa lalunya, bahkan prajurit Kopassus sendiri.

Baca Juga:

Bila Lengser, Jokowi Dikabarkan Pindah ke Singapura, Gibran & Kaesang Buka Suara, Begini Faktanya

Link Live Streaming Final New Zealand Open 2019, Jonatan Christie, Ahsan/Hendra, Praveen/Melati Main

Tertawa Geli, Ekspresi Nagita Slavina Jadi Sorotan saat Lihat Syahrini Datang dengan Gaun Mewahnya

Mochammad Idjon Djanbi lahir di desa kecil Boskoop, 13 Mei 1914 dengan nama Rokus Bernardus Visser.

Ia berasal dari lingkungan keluarga petani bunga dan berbagai hobi menantang dilakoninya, dari mendayung perahu kayu, balapan mobil, bermain sepak, berkuda bola (polo) bahkan mendaki gunung.

Idjon Djanbi (pegang kertas) pendiri Kopassus Indonesia.

Kegiatan ini kerap kali membuat kakek dan neneknya kewalahan mengawasinya. Meski demikian prestasi akademis di sekolahnya lumayan baik.

Beberapa gunung di Eropa telah ia daki, antara lain Gunung Snowdon dan Ben Nervis (Inggris), Mont Blanc (Swiss), beberapa gunung di Jerman Selatan.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved