Karaoke Tetap Buka Selama Ramadan, Fauzi Yusuf Sebut Kebijakan Bupati Haris Keliru

Saat dikonfirmasi Fauzi menyebut bahwa dirinya tidak mengetahui perihal kebijakan yang diambil oleh Al Haris.

Karaoke Tetap Buka Selama Ramadan, Fauzi Yusuf Sebut Kebijakan Bupati Haris Keliru
Tribunjambi/Muzakkir
Fauzi Yusuf (kiri) 

Karaoke Tetap Buka Selama Ramadan, Fauzi Yusuf Sebut Kebijakan Bupati Haris Keliru

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Kebijakan Bupati Merangin Al Haris yang memperbolehkan hiburan malam seperti karaoke buka selama Ramadhan dianggap melenceng oleh Fauzi Yusuf selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Merangin.

Saat dikonfirmasi Fauzi menyebut bahwa dirinya tidak mengetahui perihal kebijakan yang diambil oleh Al Haris. Dia mengetahui itu melalui pemberian dari media di Merangin.

Menurut dia, Al Haris sangat keliru mengambil sikap untuk memberikan tempat hiburan buka selama Ramadhan dengan alasan sepi pengunjung.

"Ini sangat keliru sekali. Di Kota Jambi saja di perintahkan untuk tutup selama bulan ramadhan, kok disini (Merangin, red) tidak," kata Fauzi Yusuf.

Dia menduga, tempat-tempat karaoke itu dilakukan untuk tindakan maksiat, minuman keras, narkoba bahkan bisa jadi ada perbuatan menyimpang lain seperti membawa wanita penghibur dan kegiatan maksiat lainnya.

"Saya berharap motto yg tertulis besar dekat masjid baitul makmur ADAt bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah harus benar-benar di aktualusasikan di bumi tali undang tambang teliti ini," tegasnya.

Ia meminta kepada Bupati, Kasat Pol PP dan instansi terkait lainnya untuk menutup kegiatan hiburan malam itu selama Ramadhan nanti.

"Sebelas bulan mereka cari makan disitu, kita minta waktu tutup satu bulan selama Ramadhan ini gak bisa juga, keterlaluan," kata Fauzi.

"Bulan Ramadhan itu harus diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, yang berfahala. Jangan siang puasa, trus malam maksiat," sambungnya.

Sebelumnya, Bupati Merangin Al Haris melakukan razia dibeberapa tempat hiburan malam. Razia ini dilakukan untuk memastikan apakah mereka sudah tutup tiga hari sebelum ramadhan apa belum, sebab selama Ramadhan nanti, semua tempat hiburan malam seperti karaoke, panti pijat, dan lain sebagainya ditutup 24 jam dan buka kembali tiga hari pascalebaran.

Namun setelah turun kelapangan, pengelola karaoke curhat, dia mengaku jika saat ini pengunjung sepi dan omzet turun.

Mendengar itu, bupati langsung memerintahkan Kasat Pol PP Kabupaten Merangin untuk memperbolehkan mereka buka, namun ada waktu tertentu, seperti malam dari pukul 21:00 wib hingga pukul 02:00 wib, setelah itu wajib tutup. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved