Digoda dan Cium Pacar Rekannya, Lima Wanita Aniaya dan Ancam Bakar Pelakor Ini Hidup-hidup

Beberapa hari berselang, Jamie yang ternyata mengenal korban, bernama Ng, menghubunginya dan mengajaknya bertemu di luar klub.

straitnews.com
Digoda dan Cium Pacar Rekannya, Lima Wanita Aniaya dan Ancam Bakar Pelakor Ini Hidup-hidup 

Digoda dan Cium Pacar Rekannya, Lima Wanita Aniaya dan Ancam Bakar Pelakor Ini Hidup-hidup

TRIBUNJAMBI.COM - Aksi kekerasan dan penganiayaan terhadap seorang pegawai klub malam yang dilakukan oleh lima wanita di Singapura terancam sanksi hukuman berat. 

Peristiwa kekerasan ini bermula dari pelaku yang pergoki pelaku mencium pacar temannya disebuah klub malam di Singapura. 

Peristiwa itupun memantik kelima wanita tersebut untuk merencanakan aksi jahatnya. 

Dikutip dari Suar.id lima wanita di Singapura dinyatakan bersalah atas sebuah tindakan pengeroyokan terhadap seorang pegawai klub malam.

Salah seorang tersangka, Grace Quek Xin Hui (23), mengaku bersalah di pengadilan atas tuduhan penyerangan, kerusuhan dan tindak intimidasi kriminal yang ia lakukan.

Baca: FOTO: Gara-gara HP, Pria Asal Sarolangun Ngaku ke Sekdes Habis Bunuh Orang, Tunjuk Mayatnya

Baca: Kenapa Luna Maya Tak Hadiri Undangan Makam Malam Syahrini-Reino? Ternyata Sedang Bersama Bule Ini

Baca: Jadi PSK hingga Doyan cari Hiburan Malam dengan Baju Seksi, Polwan Molek nan Cantik Ini Punya Kisah

Baca: Ada yang Dibunuh hingga Terserang HIV & Narkoba, 32 Wanita Pelakon Film Dewasa Ini Berakhir Tragis

Sementara empat temannya telah penjalani proses pengadilan sebelumnya.

Ang Pek Ling (21), Tey Shi Hui (22), dan Gina Yeo Kai (21) masing-masing dijatuhi hukuman percobaan.

Sementara Jamie Thng Yu Xuan (20), yang ternyata positif menggunakan narkoba harus menjalani rehabilitasi selama satu tahun.

Grace Quek Xin Hui dan beberapa teman-temannya tengah berada di Envy Dance Club, sebuah klub malam di Singapura.

Saat ia melihat seorang pegawai klub tiba-tiba mencium pacar salah seorang temannya.

Beberapa hari berselang, Jamie yang ternyata mengenal korban, bernama Ng, menghubunginya dan mengajaknya bertemu di luar klub.

"Begitu melihat korban keluar mereka langsung mengatainya dan menanyakan kenapa ia menggoda kekasih orang lain," ungkap pihak kepolisian.

"Ketika korban menyangkal, Jamie dan teman-temannya langsung menampar korban, menendang dan memukulinya."

"Mereka juga menarik rambut korban, hingga korban terjatuh dan Grace mulai menyalakan pemantik didekat wajah korban seolah-olah akan membakar wajahnya," terangnya.

Baca: 8 Bentuk Puting Payudara Wanita Ini Disorot, Kalau Seperti Nomor 5 Segera Periksakan ke Dokter

Baca: Petinggi Demokrat, Pakde Karwo Sebut Jika Jokowi Menang Pilpres, Bisa Saja Demokrat Gabung Koalisi

Baca: Ada Kejanggalan, Ngaku Undang Luna Maya, Tapi Tak Tercatat di Daftar Tamu Undangan, Syahrini Bohong?

Baca: Hangat Isu PAN Gabung ke Jokowi, Begini Tanggapan Amien Rais Jawab Pertemuan Kubunya dengan Presiden

Beruntung, seorang yang lewat dilokasi kejadian langsung menolong korban dan membawanya masuk ke dalam klub untuk berlindung.

Para pelaku mengejar korban yang lari.

Mereka menanyai pegawai lain, Loke (21), dimana korban bersembunyi.

Loke mengatakan ia tidak tahu.

Malang, Loke pun turut menjadi korban.

Para pelaku menampar, menendang, dan memukuli Loke, dan Grace pun berniat membakar Loke.

Kerusuhan tersebut berakhir saat pihak keamanan klub turun tangan.

Keesokan harinya korban yang menjadi sasaran utama, Ng, melapor ke pihak kepolisian.

Ternyata api sempat membakar wajahnya, ia mengalami luka bakar di dahi.

Grace karena tindakannya mencoba membakar korban dikenai ancaman hukuman terberat Yakni tujuh tahun.

Uniknya, wanita yang pacarnya sempat digoda oleh korban justru tidak terlibat sama sekali dalam kekacauan tersebut. (*) 

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com 

Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved