ADA Potensi Gempa Dahsyat Intai Mentawai dan Bengkulu, 8,9 SR Picu Gelombang Tsunami 12 Meter

TRIBUNJAMBI.COM - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengatakan, kabupaten

ADA Potensi Gempa Dahsyat Intai Mentawai dan Bengkulu, 8,9 SR Picu Gelombang Tsunami 12 Meter
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Dampak kerusakan akibat gempa Donggala dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018) sampai terdampar ke daratan. 

TRIBUNJAMBI.COM - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengatakan, kabupaten kepulauan Mentawai Sumatera Barat, diintai gempa maha dahsyat bermagnitudo 8,9.

Ini menjadi peringatan untuk selalu waspada karena dampaknya mampu mencapai kawasan pesisir termasuk Bengkulu.

Nasrul Arbit mengemukakan pernyataan itu berdasarkan pendapat 5 ahli kegempaan Jepang dengan fokus penelitian Pulau Mentawai di Sumatera Barat.

Baca: H-1 Jelang Ramadhan, Harga Sembako di Tanjab Barat Mulai Merangkak Naik

Baca: Selama Ramadhan, Warung Makan yang Buka Diimbau Harus Menggunakan Tirai

"Saat ini, gempa maha dahsyat masih mengendap di 20 mill Kepulauan Mentawai. Tepatnya, di Samudera Hindia. Jika gempa maha dahsyat itu terjadi, akan menyebabkan gelombang tsunami setinggi 12 meter," kata Nasrul saat mengunjungi Bengkulu di kantor BPBD Bengkulu, Sabtu (4/5/2019).

Gelombang tsunami itu akan menyapu kawasan di pesisir barat Sumatera. Termasuk, Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.

Baca: Grand Opening Cafe Mini Route 88, Tempat Nongkrong Nuansa Vinta dan Klasik Cocok Untuk Anak Muda

Baca: Marhaban ya Ramadhan, 1 Ramadhan 1440 H NU, Muhammadiyah dan Pemerintah Bersamaan Pada 6 Mei 2019

Di mana jika gelombang tsunami terjadi kecepatannya diperkirakan mencapai 827 kilometer.

''Lima ahli gempa dari Jepang ke Mentawai. Mereka memprediksi ada gempa yang masih mengendap. Kekuatannya 8,9 SR. Tapi, kalau gempa sering terjadi gempa besar itu tidak akan terjadi. Kita harus mempersiapkan diri,'' tambah Nasrul.

Gempa itu lanjut Asrul, menjadi sinyal untuk waspada bagi warga Sumatera Barat dan Bengkulu. Terutama yang berada di tepi pesisir barat Sumatera.

Baca: Rekapitulasi KPU Kota Jambi, Saksi Perindo Protes Adanya Perbedaan Data

Baca: Pleno KPU Batanghari, 2 Kecamatan Ini Selesai Rekapitulasi Surat Suara

Sehingga, kata Nasrul, masyarakat yang berada di radius 2,5 kilometer dari bibir pantai harus mengungsi.

''Jika gempa berpotensi tsunami itu terjadi, mau tidak mau sampai juga ke Mukomuko. Pantai barat ini mesti waspada terutama gempa dan tsunami. Kita berdoa agar gempa ini tidak terjadi. Di Sumatera Barat, kita sudah sampaikan jika terjadi gempa selama 30 detik maka masyarakat harus mengungsi,'' terang Nasrul.

Halaman
12
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved