Berita Nasional

13 Kapal Vietnam Ditenggelamkan Susi Pudjiastuti, Sepekan Setelah KRI Ditabrak di Laut Natuna

13 Kapal Vietnam Ditenggelamkan Susi Pudjiastuti, Sepekan Setelah KRI Ditabrak di Laut Natuna

13 Kapal Vietnam Ditenggelamkan Susi Pudjiastuti, Sepekan Setelah KRI Ditabrak di Laut Natuna
(ANTARA FOTO/IZAAC MULYAWAN)
Sejumlah warga menyaksikan proses penenggelaman kapal pelaku pencurian ikan KM SINO 26 dan KM SINO 35 di perairan Desa Morela, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (1/4/2017). Proses penenggelaman dipimpin langsung Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Komandan Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) Susi Pudjiastuti didampingi Wakil KSAL Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dan Gubernur Maluku Said Assagaff. 

13 Kapal Vietnam Ditenggelamkan Susi Pudjiastuti, Sepekan Setelah KRI Ditabrak di Laut Natuna

TRIBUNJAMBI.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan RI baru saja menghancurkan kapal pencuri ikan berbendera Vietnam.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin penenggelaman 13 kapal nelayan asing berbendera Vietnam di Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (4/5/2019).

Sedianya, ada 51 kapal yang siap ditenggelamkan, namun penenggelamannya akan dilakukan bertahap dalam satu bulan ini.

"Dalam satu bulan ini, ada 51 kapal asing yang akan kami tenggelamkan secara bertahap," kata Susi Pudjiastuti di Dermaga Stasiun PSDKP Pontianak, Sabtu (4/5/2019) sore.

Menurut dia, kehadirannya dalam prosesi tersebut untuk memastikan kapal tersebut benar-benar ditenggelamkan.

"Kami pernah menemukan kapal yang pernah ditangkap itu ditangkap lagi," ucapnya.

Baca Juga:

Tanpa Malu, Syahrini Beberkan Kisah Malam Pertamanya dengan Reino Barack Depan Wartawan & Mertua

4 Link Live Streaming Trans7 MotoGP Spanyol 2019, Mampukah Rossi Saingi Marquez, Dovizioso dan Rins

Gatot Nurmantyo Bantah Dukung Prabowo-Sandi, Sebut dari Dulu Sudah Ditawari Kursi Menteri Jokowi

Ini Manfaat Puasa Bagi Tubuh: Tingkatkan Fungsi Otak dan Imun serta Terpenting, Perpanjang Usia

Selain itu, dia juga ingin bertemu para penegak hukum di Kalbar dan memastikan perkara ini dtangani dengan baik.

"Saat ini masih ada 90 kapal asing yang belum inkrah. Ada yang dalam proses banding, ada yang kasasi," ujarnya.

Dia berharap, putusan ke-90 kapal itu nantinya dimenangkan negara, agar dapat segera ditenggelamkan.

Selain jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan, penenggelaman kapal itu juga diikuti Gubernur Kalbar Sutarmidji, Kajati Kalbar Baginda Polin Lumban Gaol, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, dan Wakasal Laksamana Madya Wuspo Lukito.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved