Pilpres 2019

Satu-satu Pendukung Prabowo Temui Jokowi, Benarkah Bentuk Alih Dukungan Menuju Pilpres 2024?

Aksi sejumlah pendukung Prabowo Subianto, menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat reaksi dari sejumlah pihak, contohnya Direktur Ekskutif Indon

Satu-satu Pendukung Prabowo Temui Jokowi, Benarkah Bentuk Alih Dukungan Menuju Pilpres 2024?
Instagram
AHY Diundang Jokowi ke Istana Kepresidenan, Materi Pembahasan hingga Harapan Usai Pilpres 2019, Langkah Usai 22 Mei? 

TRIBUNJAMBI.COM- Aksi sejumlah pendukung Prabowo Subianto, menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat reaksi dari sejumlah pihak, contohnya Direktur Ekskutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo.

Seperti diberitakan, pendukung Prabowo seperti Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY juga Ketua PAN, Zulkifli Hasan, menemui Jokowi secara terpisah setelah pemungutan suara Pilpres 2019.

 
Pertemuan tersebut digadang-gadang sebagai pertemuan untuk membahas kemungkinan koalisi.

Karpet Merah

Karyono, dalam hal ini menurutkan bahwa Presiden Joko Widodo lebih baik mengakomodir Partai Amanat Nasional (PAN) daripada Partai Demokrat untuk masuk koalisi.

"Jokowi lebih baik mengakomodir PAN untuk bergabung di pemerintahan," kata Karyono Wibowo saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (3/5/2019).

Karyono menilai, PAN bisa memperkuat Jokowi di Parlemen periode 2019-2024.

Sebab, PAN tak memiliki konstilasi untuk mengajukan calon presiden atau calon wakil presiden di Pemilu 2024.

Namun sebaliknya, lanjut Karyono, jika Jokowi mengakomodir Demokrat untuk masuk koalisi sama saja memberikan karpet merah untuk Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertarung di Pilpres 2024.

"Jika mengakomodir Demokrat, sama saja memberikan karpet merah untuk AHY bertarung di 2024," ucap Karyono.

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved