Arif Munandar Sebut Banyak Warga Jambi Malas Urus Administrasi Penduduk, Ini Dampak dan Risikonya

Arief Munandar menyebut, masih banyak warga Jambi malas mengurus administrasi kependudukan.

Arif Munandar Sebut Banyak Warga Jambi Malas Urus Administrasi Penduduk, Ini Dampak dan Risikonya
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
e-KTP yang telah selesai dicetak. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi Arief Munandar menyebut, masih banyak warga yang malas mengurus administrasi kependudukan. Hal ini pun menimbulkan dampak tersendiri.

Dirinya mencontohkan ketika warga malas mengurus akta kelahiran, pemerintah menjadi sulit melakukan sensus penduduk.

"Ini sangat penting. Karena administrasi kependudukan itu merupakan pelayanan dasar dari pemerintah kepada masyarakat. Untuk melindungi penduduk Indonesia. Dan akta itu adalah bentuk pengakuan negara kepada warganya. Bagaimana mungkin anak lahir kemudian tidak ada pengakuan negara, nanti tidak tercatat, kasihan," ujarnya.

Sudah mencatat kelahiran seseorang namun lupa melapor tentang kematian pun, kata Arief juga punya dampak lain bahkan cukup besar dan menimbulkan masalah baru.

"Misalkan ada yang meninggal tidak lapor, namanya masih tercatat masih hidup. Nanti masih dipanggil saat Pilkada atau Pilpres, itu jadi masalah juga, datanya menjadi nggak valid jadi terganggu," ungkapnya.

Baca: VIRAL Video Suami Mati-matian Lindungi Wanita Selingkuhan Saat Digeruduk Istri di Kamar Hotel

Baca: BUPATI Cantik Sri Wahyumi Dikenal Dermawan, Tetangga dan Tukang Rumput Bongkar Sifat Aslinya

: VIDEO: Libatkan Panti Asuhan se Kota Jambi, SIJ dan TDA Gelar Senandung Cinta Ramadan Jilid III

Baca: Tanda-tanda Pemprov Jambi Batal Serahkan Tiga Aset Penting pada Pemkot Jambi

Baca: Ngaku Wartawan, Seorang Pria Ngotot Tolak Tes Urine, Petugas Tawari Mau di Tempat Karaoke atau Polda

Arief menuturkan bahwa selain administrasi kelahiran dan kematian, untuk jenis administrasi kependudukan yang lain pun sama pentingnya. "Seperti buka rekening di Bank, masuk sekolah, termasuk bantuan sosial, jika tidak memiliki KTP jangan harap dapat dilayani," ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat Jambi untuk sadar akan pentingnya administrasi kependudukan.

"Makanya kita Dinsosdukcapil juga terus sosialisasikan GISA Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan. Jadi masyarakat itu harus tertib administrasi kependudukan. Kami himbau kepada masyarakat agar segala bentuk administrasi kependudukan itu jangan ditunda-tunda," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved