Viral, Dosen Unpad Curhat Bisa Gila, Gara-gara 6 Kelakuan Mahasiswa Bimbingan Skripsi
Dosen dengan nama akun @ErsaTriWahyuni membuat thread di twitternya yang kemudian viral.
Viral, Dosen Unpad Curhat Bisa Gila, Gara-gara 6 Kelakuan Mahasiswa Bimbingan Saat Skripsi
TRIBUNJAMBI.COM-Sebelum seorang mahasiswa mendapatkan gelar, ia harus terlebih dahulu menjalani skripsi.
Bagi mahasiwa tingkat akhir terkadang skripsi membuat frustasi karena rumitnya proses skripsi.
Namun ternyata hal ini tak hanya dialami oleh mahasiswa tingkat akhir saja.
Tapi juga bagi dosen pembimbingnya.
Seperti yang dicurhatkan seorang dosen Akuntansi Dari Universitas Padjajaran melalui twitternya.
Dosen dengan nama akun @ErsaTriWahyuni membuat thread di twitternya yang kemudian viral.
Postingan Terbaru Ustaz Abdul Somad Bikin Artis Melly Goeslow Tersentak, Langsung Ngucap
TERBARU Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo, Selisih Melebar
Kopassus Diremehkan Media Thailand, saat Beraksi Dunia Tercengang Lewat Serangan Kilat Dalam 3 Menit
Kopassus Diremehkan Media Thailand, saat Beraksi Dunia Tercengang Lewat Serangan Kilat Dalam 3 Menit
Thread ini diposting pada Sabtu (27/4) pagi.
Berisi keluhannya yang stres selama dirinya menjadi dosen pembimbing.
Ini karena seringnya dosen pembimbing menjadi kambing hitam atas kesusahan yang dialami mahasiswa dalam membuat skripsi.
Dalam threadnya Ersa tri Wahyuni menjelaskan kendala apa yang sering dialami dosen pembimbing.
"Saya bisa gila lama-lama jadi dosen."
"Please lah ya para mahasiswa akuntansi, apalagi yang tugas akhir (skripsi/thesis/disertasi)."
"Bantulah para dosen pembimbingmu tetap waras yaaa..."
"A thread...jeritan hati dospem...emang cuma mahasiswa doang yg bisa stress ngadepin dospem?" tulis Ersa Tri Wahyuni di twitternya.
Yang pertama adalah seringnya mahasiwa menghilang sebelum menyelesaikan skripsinya.
Menurut Ersa Tri Wahyuni hal ini dapat KPI (Key Performance Indicators) dosen.
Kemudian yang kedua adalah sikap mahasiswa yang mulai menyepelekan skripsi.
Ia menyarankan untuk tetap semangat kerjakan tugas akhir setiap hari agar cepat selesai.

Yang ketiga menghadapi mahasiswa yang sering typo, karena dosen jadi harus meluangkan waktu untuk mengeceknya.
Hal ini dianggap Ersa sebagai membuang-buang waktu dosen.
Tak hanya itu Ersa juga menyarankan mahasiswanya untuk mempelajari "Intext Referencing" dari berbagai sumber.
Selanjutnya yang keempat sebelum mengerjakan tugas akhir mahasiswa diharapkan membaca buku panduan tugas akhir.
Karena masih banyak sekali mahasiwa yang salah format ketika mengerjakan skripsi.
Ia juga menyinggung bagaimana kalau seorang akuntan tidak memperhatikan detail tiap tugasnya.
Kemudian yang kelima adalah mahasiswa yang menghadap ke dosen pembimbing tanpa persiapan.
Menurutnya hal ini sering membuat dosen pembimbing kesal.
Dan yang terakhir adalah tipe mahasiswa yang aktif di media sosial karena sibuk jalan-jalan, namun jarang konsul.
Yang akhirnya membuat mahasiswa terburu-buru dalam mengerjakan skripsinya.
Cuitan Ersa Tri Wahyuni ini pun menuai berbagai komentar dari netizen dan mahasiswa.
Ada yang berusaha memberi semangat.
"Semangat buu!!! Saya sbg mahasiswa juga kadang ga enak kalo dospem udah njelasin tapi sayanya belom mudeng haha, mo nanya takut kena semprot, ga nanya bingung mo ngapain respect buat dospem dengan segala kesabarannya," tulis akun @Awe_Reva.
"Semangat ibu dosennn. Jadi tau gimana isi pikiran pembimbing, saya serasa nista sekali huhu," ucap akun @sunplow08.
Ada pula netizen yang merasa tertampar dengan cuitan Ersa Tri Wahyuni ini.
"Saya sudah satu bulan menghilang, Bu. Rasanya tertampar. Baiklah, setelah May Day, saya akan mulai bimbingan lagi. Mohon doanya ya bu, aku tu degdegan :((," tulis akun @nurulmuliaw.
Postingan Terbaru Ustaz Abdul Somad Bikin Artis Melly Goeslow Tersentak, Langsung Ngucap
TERBARU Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo, Selisih Melebar
Kopassus Diremehkan Media Thailand, saat Beraksi Dunia Tercengang Lewat Serangan Kilat Dalam 3 Menit
Kopassus Diremehkan Media Thailand, saat Beraksi Dunia Tercengang Lewat Serangan Kilat Dalam 3 Menit
Bahkan ada seorang anak dosen yang ikutan curhat.
"Ibu aku dosen. aku tau banget gimana stressnya dan super sabarnya beliau menghadapi beberapa mahasiswa bimbingan yang bikin "gemashhh" aku cuma bs doain semoga semuanya dibalas Alloh dgn keberkahan dan pahala berlipat ganda. Aamiin," ucap akun @maysiranoy
*
TONTON VIDEO: Dulu Terlihat Asri, Sekarang Rumput Tinggi dan Sampah Berserakan di Taman Tugu Juang Jambi
IKUTI INSTAGRAM KAMI: TER-UPDATE TENTANG JAMBI