Konsumsi Cabai atau Sambal Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan? Ternyata Begini Fakta-faktanya

Selain menambah selera makan, banyak yang sengaja menambahkan sambal karena meyakini rasa pedas bisa membantu menurunkan berat badan.

Konsumsi Cabai atau Sambal Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan? Ternyata Begini Fakta-faktanya
pixabay.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Cabai maupun sambal menjadi pelengkap makanan sebagian besar orang Indonesia.

Selain menambah selera makan, banyak yang sengaja menambahkan sambal karena meyakini rasa pedas bisa membantu menurunkan berat badan.

Kandungan capsaicin, zat yang menghasilkan rasa pedas dan panas dalam cabai diklaim mampu membantu mengurangi lemak tubuh. Ini memang terlihat masuk akal.

Pasalnya, saat makan pedas tubuh kita mengeluarkan keringat, efek yang mirip ketika kita berolahraga.

Baca: Iker Casillas Alami Serangan Jantung, 6 Tanda Jangan Diremehkan, Lakukan Penanganan Sesegera Mungkin

Baca: Pernah Disindir Najwa Shihab, Johan Budi Eks Jubir KPK Lolos DPR? Ratusan Juta Uang Tabungan Habis

Penelitian menunjukkan konsumsi capsaicin, biasanya dalam bentuk pil terkonsentrasi, dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

Kalori yang dibakar dari peningkatan metabolisme sekitar 50 hingga 70 kalori ekstra setiap hari.

Jumlah tersebut setara dengan kalori pada pizza potongan besar.

Sebuah penelitian membuktikan sensasi panas dari capsaicin mendorong kinerja metabolisme tubuh hingga lima persen.

Peningkatan itu menghasilkan pembakaran lemak hingga 16 persen.

Penelitian lain juga menunjukkan, capsaicin memiliki efek termogenik yang dapat membuat tubuh membakar ekstra kalori selama dua puluh menit setelah makan.

Halaman
12
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved