Banyak yang Hidup di Luar Kawasan Konservasi, Kehidupan Harimau Sumatera Makin Terancam

BKSDA Jambi menganggap ancaman terhadap Harimau Sumatera semakin tinggi. Karena itu dibutuhkan rencana aksi.

Banyak yang Hidup di Luar Kawasan Konservasi, Kehidupan Harimau Sumatera Makin Terancam
wikipedia.org
Harimau Sumatera 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - BKSDA Jambi menganggap ancaman terhadap Harimau Sumatera semakin tinggi. Karena itu dibutuhkan rencana aksi.

"Jambi memiliki 4 wilayah yang dihuni Harimau Sumatera. Karena itu penyusunan Strategi Rencana Aksi Konservasi (SRAK) 2019-2029 perlu dilaksanakan," kata Rahmad Saleh, Kepala BKSDA Jambi, pada Kamis (2/5).

Dia mengatakan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) kerjasama denan pelbagai pihak seperti pemerintah pusat lintas kementrian, pemerintah daerah, LSM, akademisi, swasta dan masyarakat.

Hal ini dikatakan Rahmad Saleh saat menghadiri acara penyusunan SRAK di BW Luxury Jambi. Dalam acara ini hadir pula Indra Exploitasia, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap konservasi spesies endemik Indonesia. Karena itu KLHK akan meningkatkan koodinasi sektor mitra penting pemerintah daerah, mengingat habitat dan jalur jelajah Harimau Sumatera sekitar 61,34 persen berada di luar kawasan konservasi yang jadi kewenanan pemerintah atau swasta," ungkapnya.

Baca: Ibu Rumah Tangga Tewas Saat Mengejar Jambret, Jatuh dari Motor Anaknya Terpental ke Jalan

Baca: BPJN IV Ngeluh Jalan Nasional di Batanghari Cepat Rusak, Tuding Angkutan Batubara Penyebabnya

Baca: Penetapan Perolehan Kursi, KPU Tanjab Timur Tunggu Hasil Rekapitulasi KPU RI

Baca: PT RKK Banyar Denda Rp 2 Miliar, Kesalahan Pada 2015 Ini Penyebabnya

Baca: Tak Ingin Diberitakan Sepotong-sepotong, KPU Muarojambi Minta Wartawan Hanya Liput Hasil Pleno

Akhmad Bastari selaku staf ahli Gubernur Jambi bidang kemasyarakatan dan SDM mengatakan pihaknya mendukung upaya konservasi ini. Sebab menurutnya harimau adalah satwa karismatik yang punya banyak dimensi.

"Dimensi ekologi, klutural dan ekonomi yang tidak terpisah dan saling melengkapi," ungkapnya.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved