Peringati Hari Buruh, Massa Berteriak Presiden Ketika Prabowo Subianto Tiba di Acara May Day

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Tennis Indoor Senayan.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Tribunnews/ Jeprima
Massa aksi kampanye akbar pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Sandi memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019). Sejumlah tokoh lintas agama, tokoh parpol ikut menghadiri kampanye akbar tersebut. 

Peringati Hari Buruh, Prabowo Subianto Diteriaki Presiden Saat Acara Ketika Datang ke Lokasi

TRIBUNJAMBI.COM - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day dilaksanakan di Tennis Indoor Senayan.

Selain dihadiri para buruh, beberapa tokoh juga tapak hadir di acara tersebut 

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Prabowo hadir sekitar pukul 12.07. Prabowo dijadwalkan memberikan sambutan di acara tersebut. Kedatangan Prabowo langsung disambut riuh para buruh. 

Baca: Bos BUMN Diduga Booking Cewek saat Transit, Marthin Mathius Tambunan Tewas setelah Bercinta

Baca: SBY Bikin Malu Pemuda yang Tagih ‘Janjinya’, Niat Sebenarnya Terbongkar Saat Ditanyakan Hal Ini

"Presiden Prabowo, presiden Prabowo," teriak para buruh ketika Prabowo datang.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, terdapat lebih dari 40.000 buruh yang menghadiri acara tersebut. Said menuturkan, peringatan May Day 2019 berfokus pada tema "Kesejahteraan Buruh dan Demokrasi yang Jujur dan Damai".

"Isu yang disuarakan utama adalah kesejahteraan buruh dan demokrasi jujur dan damai," kata Said.

Isu demokrasi menjadi fokus peringatan Hari Buruh, sebab, lanjut dia, kaum buruh memiliki kepentingan memastikan Pemilu 2019 berjalan jujur.

Para kaum buruh, kata Said, juga ingin memastikan agar tidak ada kecurangan yang terjadi pada pasangan calon maupun caleg dari kaum buruh.

"Bagi kami kaum buruh, KSPI mewakili kaum buruh mempunyai kepentingan, memastikan demokrasi harus jujur, pilpres dan pileg sampai nanti diumumkan resmi oleh KPU pada 22 Mei harus berlangsung jujur," ujarnya. 

Selain Prabowo, Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon juga terlihat menghadiri acara tersebut.  

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hadiri Peringatan Hari Buruh di Senayan, Prabowo Diteriaki "Presiden"", https://nasional.kompas.com/read/2019/05/01/12281341/hadiri-peringatan-hari-buruh-di-senayan-prabowo-diteriaki-presiden. 

Baca: Tips Kaya ala Orang Terkaya Dunia, Warren Buffet: Kesalahan!

Baca: Sinopsis Film Andrew Garfield The Amazing Spider-Man, Tayang Hari Ini di Bioskop TRANS TV

1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional.

Hari Buruh yang karib disebut MayDay ini, menjadi ajang bagi para pekerja menyampaikan tuntutan kepada pemerintah.

Diberbagai daerah, Hari BUruh diperingati dengan unjukrasa.

Meski melibatkan ribuan orang, Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2019, ini dipastikan berjalan aman dan damai.

Isu rusuh di Hari BUruh, merupakan hoax.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan aksi May Day di Indonesia akan berjalan damai dan aman seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Jadi, May Day akan berjalan damai dan aman.

Dan terkait adanya isu aksi May Day akan rusuh itu Hoax," kata dia, dalam keterangannya, Selasa (30/4/2019).

Dia menegaskan, buruh menuntut kepada pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan.

Setidaknya terdapat tiga poin yang menjadi dasar tuntutan.

Tuntutan pertama, revisi PP 78/2015 Soal Pengupahan.

Baca: Sinopsis Film Andrew Garfield The Amazing Spider-Man, Tayang Hari Ini di Bioskop TRANS TV

Untuk tuntutan pertama ini, kata dia, pemerintah sudah merespon dengan menerima Presiden-Presiden Konfederasi Buruh Indonesia.

Tuntutan kedua, meminta Presiden Jokowi untuk menginstruksikan Kapolri membentuk Unit Pidana Perburuhan di Kepolisian.

Untuk menegakkan hukum yang adil demi tegaknya hak-hak Buruh.

"Kapolri langsung merespon dengan sangat baik dan tepat tanggal 1 Mei akan diresmikan Unit Pidana Perburuhan.

Ini sejarah luar biasa untuk perjuangan buruh," kata dia.

Tuntutan ketiga, untuk setiap kawasan industri menyiapkan tempat penitipan anak untuk buruh wanita.

Dia menilai, pemerintah sudah berupaya merealisasikan tuntutan itu.

"Direspon positif Presiden Jokowi yang dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan mewajibkan kawasan-kawasan industri menyiapkan tempat penitipan anak," ujarnya.

Menyikapi tiga tuntutan itu, dia menambahkan, Presiden-Presiden Konfederasi Buruh Indonesia sepakat membentuk Team Bersama Untuk membahas tuntutan-tuntuan buruh.

"Kami berharap masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan Wa (WhatsApp,-red) berantai yang berisi aksi May Day berpotensi rusuh," tambahnya.

Baca: SEPAK Terjang Prabowo dan Pasukan Kopassus Buru Presiden Fretilin, Ini Sosok Berhasil Menembaknya

Baca: Jokowi atau Prabowo yang akan Menang ? Tunggu Hasil KPU, Ini Alur Rekapitulasi Suara Pilpres 2019

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Prabowo Diteriaki 'Presiden' Saat Hadiri Peringatan Hari Buruh, http://kaltim.tribunnews.com/2019/05/01/prabowo-diteriaki-presiden-saat-hadiri-peringatan-hari-buruh?page=all.

Editor: Januar Alamijaya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved