KISAH 'Berdarah' Bernama May Day, Pejuang 8 Jam Kerja: 1 Mei 1886 Lebih 300 Ribu Mogok

TRIBUNJAMBI.COM - Pada hari ini 1 Mei atau lebih dikenal dengan sebutan Mayday yang menjadi perayaan hari

KISAH 'Berdarah' Bernama May Day, Pejuang 8 Jam Kerja: 1 Mei 1886 Lebih 300 Ribu Mogok
Sejarah hari buruh. (New York Daily News) 

TRIBUNJAMBI.COM - Pada hari ini 1 Mei atau lebih dikenal dengan sebutan Mayday yang menjadi perayaan hari buruh Internasional.

Banyak negara-negara merayakan hari buru, namun tak sedikit di antara mereka yang mengetahui sisi kelam di balik perayaan ini.

Kisahnya berawal dari Amerika, tepatnya abad ke-19 ketika kelas pekerja dipaksa untuk bekerja secara terus menenerus dari 10 hingga 16 jam kerja sehari.

Baca: Sambut Ramadhan, Belanja di Mitra Bangunan Banjir Diskon

Kematian dan cedera adalah hal biasa yang banyak terjadi di tempat kerja, yang mengilhami buku-buku klasik semacam Upton Sinclair's The Jungle dan Jack Iron's.

Pada awal 1860-an para buruh dan kelas pekerja yang resah mencoba untuk memperpendek jam kerja mereka tanpa ada pemotongan gaji.

Tetapi pada akhir 1880-an tenaga kerja terorganisir mampu mengumpulkan cukup kekuatan untuk mendeklarasikan hari dan jam kerja menjadi 8 jam per hari.

Baca: Prakiraan Cuaca Kamis 2 Mei 2019, Jambi Diprediksi Hujan Lokal Pada Siang dan Dini Hari

Proklamasi ini tanpa persetujuan pengusaha, namun dituntut oleh banyak kelas pekerja.

Pada saat itu, fundamental sosialis adalah gagasan yang menarik bagi orang-orang kelas pekerja, banyak di antara mereka yang tertarik pada ideologi kontrol kelas pekerja.

Para pekerja telah melihat secara langsung bahwa kapitalisme hanya menguntungkan bos mereka, sedangkan hak-hak atas kebebasan bekerja mereka terus dikebiri.

Baca: Bawaslu Muarojambi Terima 1 Laporan Pelanggaran Pemilu

Kematian yang sia-sia setiap tahun menjadi dampak yang terjadi setiap tahun, harapan hidup rendan serta kemelaratan bagi mereka.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved