Baru Datang, 12 Mesin Perontok Padi Bantuan untuk Kelompok Tani di Batanghari Sudah Rusak

12 unit mesin perontok padi yang baru saja tiba di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batanghari diketahui dalam keadaan rusak.

Baru Datang, 12 Mesin Perontok Padi Bantuan untuk Kelompok Tani di Batanghari Sudah Rusak
dok.Humas Kementan
mesin perontok padi 

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Sebanyak 12 unit mesin perontok padi (Power Thresher) yang baru saja tiba di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batanghari diketahui dalam keadaan rusak.

Sebelumnya, ada 50 unit Power Thresher dari APBD Kabupaten Batanghari, diperuntukan untuk 50 kelompok tani tujuh Kecamatan di Kabupaten Batanghari. Pagunya yang digelontorkan tidak sedikit sebesar Rp 1,3 miliar.

Hal ini disampaikan oleh Darwin Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Batanghari.

"Ini (kerusakan) waktu datang kemarin dari lampung kan sudah dirakit. Mungkin ketika dalam perjalanan ke sini terjadi benturan,” kata Selasa (29/4).

Darwin mengakui, kerusakan yang ditemukan sangat beragam. Seperti tutup mesin kempot, bagian roda yang yang tidak berfungsi (berputar) dengan baik, mesin tidak bisa hidup dan kerusakan-kerusakan kecil lainya.

Baca: VIDEO: Dulu Terlihat Asri, Sekarang Rumput Tinggi dan Sampah Beserakan di Taman Tugu Juang Jambi

Baca: Sungai Batanghari Tercemar Parah, Forum Pengelola DAS Jambi Akan Hubungi Menteri

Baca: Video Detik-detik Satu Keluarga Tenggelam dan Terombang-ambing di Laut

Baca: VIRAL, Video Kelurga Pasien BPJS RSUD Abdul Manap Bopong Mayat Anaknya, Ini Penjelasan Dirut RSUD

Baca: BREAKING NEWS, Satu Unit Rumah di Kota Salak Kerinci Ludes Terbakar

"Ini kan baru mestinya bagus semua. Nah untuk kerusakan ini, sedang diperbaiki oleh pihak rekanan. Dan sekarang Kita sedang menguji (mesin) semuanya, supaya ketika diserahkan kepada kelompok tani mesin ini benar-benar bisa digunakan,” ujarnya.

Dirinya sendiri meminta para kelompok tani yang menerima bantuan mesin perontok padi tersebut bisa sedikit bersabar.

Masalahnya, pihaknya masih tengah melakukan kroscek terhadap mesin yang telah datang di Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Batanghari.

"Ini mesin dapat diambil oleh kelompok tani, kalau sudah melalui tahap pemeriksaan barang selesai. Jadi kalau memenuhi syarat, sesuai dengan kontrak, dilihat semua speak sudah, kemudian tanda tangan berita acara baru kita serahankan," katanya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved