Pasca Pemilu, Banyak Caleg di Kerinci Ngadu ke Panwaslu Minta Pemilihan Suara Ulang

Pasca pencoblosan 17 April, Panwaslu Kabupaten Kerinci menerima belasan laporan dari setiap kecamatan.

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pasca pencoblosan 17 April, Panwaslu Kabupaten Kerinci menerima belasan laporan dari setiap kecamatan.

Hal itu diakui oleh Ketua Panwaslu Kerinci, Fatrizal ditemui diruang kerjanya, Senin (29/4).

"Dari setiap kecamatan ada laporan yang masuk. Secara lisan juga ada," ungkap Fatrizal.

Namun sebutnya, yang diregistrasi ada 11 laporan yang masuk. Dimana pada umumnya laporan terkait administrasi.

"Ada juga yang pidana, tapi laporannya banyak bukti yang kurang lengkap. Jadi kita minta pelapor bisa melengkapi bukti," katanya.

Pada umumnya lanjut Fatrizal, para pelapor yang merupakan Caleg, datang melapor mengharapkan agar bisa digelar pemungutan suara ulang (PSU).

"Sebagainya laporan yang masuk telah kita telusuri ke kecamatan," jelasnya.

Baca: Jam Kerja ASN Kota Jambi Dikurangi Selama Ramadan, Ini Jadwalnya Terbarunya

Baca: PDI Perjuangan Berbagi Kursi Antara Incumbent dan Wajah Baru di DPRD Jambi

Baca: Tak Ingin BRT Jadi Program Gagal, Dewan Ingatkan Dishub Kota Jambi Kaji Lebih Dalam

Baca: DPW PAN Jambi Enggan Beberkan Hasil Hitungan Internal, Kami Tunggu Hasil Rekap KPU

Baca: Daftar Lomba dan Isi Stand Kemilau Ramadan Tribun Jambi Gratis

Sejauh ini lanjutnya, dari laporan yang masuk banyak yang tidak terbukti. Itu setelah mereka melakukan pengecekan di lapangan.

"Seperti laporan, ada perbedaan C1, tapi setelah kita telusuri ternyata hanya salah penjumlahan. Dan telah diperbaiki," sebutnya.

Untuk itu Fatrizal meminta kepada pelapor bisa untuk koperatif. Yakni memberikan bukti-bukti yang lengkap atas laporan mereka.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved