Pilpres 2019

Kecaman Terhadap Mahfud MD Terus Mengalir, Sebut Prabowo-Sandi Menang di Provinsi Islam Garis Keras

Kecaman terus mengalir terhadap Mahfud MD karena pernyataannnya telah menyakiti populasi masyarakat Indonesia di Sumatera, khususnya umat muslim di Ac

Editor: andika arnoldy
Kompas.com
Mahfud MD tanggapi kecurangan di Pilpres 2019 

TRIBUNJAMBI.COM- Kecaman terus mengalir terhadap Mahfud MD karena pernyataannnya telah menyakiti populasi masyarakat Indonesia di Sumatera, khususnya umat muslim di Aceh, Padang, Palembang, serta lumbung suara dari pasangan calon nomor urut 02.

Pasalnya, pernyataan Mahfud MD bahwa Prabowo-Sandi menang di Provinsi Islam garis keras tidaklah ilmiah.

Baca: Sebelum Wafat, Soeharto Mimpi Aneh Ini Lalu Ceritakan Kepada Putrinya, Anak-anaknya Malah Tertawa

Baca: Suami Tertawa Karena Tersandung di Resepsi, Mempelai Wanita Minta Cerai Usai 3 Menit Menikah

Baca: Soal Bagi-bagi Kursi Menteri di Kalangan NU Maruf Amin : Saya yakin Pak Jokowi Membalas Keringat

 
Satu di antara Provinsi yang disebutkannya adalah Aceh. Ia tampaknya jarang jalan-jalan, terutama ke Aceh.

Kecaman mengalir dari berbagai elemen termasuk tokoh Senator Muda DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi.

Dirinya turut menyesalkan atas lontaran dari sekaliber Mahfud MD.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD 1
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD 1 (instagram @mohmahfudmd)

"Itu adalah pernyataan untuk pengalihan isu kecurangan pemilu, agar masyarakat terfokus pada isu daerah yg di klaim radikal," kata Fachrul melalui keterangannya, Senin (29/4/2019).

Ditambahkan Senator Aceh itu, hal tersebut juga dilakukan untuk meredam isu agar Ijtima Ulama III gagal dilaksanakan.

"Mahfud mengalihkan dengan isue murah itu, agar publik terkonsentrasi pada isu tersebut, ini cara-cara panik seorang profesor yang kami tahu beliau berpihak ke mana,"tegas Fachrul Razi.

"Pernyataan Mahfud juga bertujuan untuk meredam isu agar Ijtima Ulama Jilid 3 agar gagal dilaksanakan. kecurangan sudah masif, sistematis dan terstruktur, sebagai mantan hakim di MK, beliau paham betul bagaimana pihak yang merasa dicurangi pada saat melakukan gugatan di MK juga akan mudah dikalahkan nantinya.

Apapun niat statemen Mahfud MD, Sebagai Senator Wakil Aceh saya meminta Mahfud MD minta maaf kepada rakyat Aceh," imbuhnya.

Sebagai informasi, dalam waktu dekat Ijtima Ulama III yang akan diselenggarakan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212.

‎Ijtima Ulama III sendiri diselenggarakan untuk menyikapi kecurangan pemilu 2019.

Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) K.H Ahmad Sobri Lubis menyebut akan ada Ijtima Ulama ketiga usai Pemilu 2019.

Ijtima ketiga akan menentukan sikap yang ditempuh ulama dan umat Islam dalam menyikapi kecurangan dalam pemilu.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved