VIDEO PANAS 6 Aktor Ganteng dan 2 Atlet Beredar , Pakar Telematika :Real, Real Semuanya Real

Keaslian video 'panas' 6 aktor ganteng dan 2 atlet pria yang viral di media sosial diungkap oleh seorang pakar telematika, Abimanyu Wachjoewidajat

VIDEO PANAS 6 Aktor  Ganteng dan 2 Atlet Beredar ,  Pakar Telematika :Real, Real Semuanya Real
Tangkap layar Twitter
Video Masturbasi Diduga Tujuh Artis dan satu Atlet Tersebar, Viral di Twitter 

TRIBUNJAMBI,COM - Keaslian video 'panas' 6 aktor ganteng dan 2 atlet pria yang viral di media sosial diungkap oleh seorang pakar telematika, Abimanyu Wachjoewidajat

Dilansir dari tayangan Silet yang diunggah kanal YouTube RCTI - INFOTAINMENT pada Jumat (26/4/2019), Abimanyu menyebut video panas 6 aktor ganteng dan 2 atlet pria itu dibuat tanpa rekayasa alias asli.

"Real, real semuanya real. Jadi kalau video itu umpamanya itu rekayasa adalah rekayasa konten kemudian rekayasa digital."

Abimanyu juga menjelaskan alasan mengapa video tersebut bukan rekayasa.

"Kalau rekayasa konten, dia tinggal disuatu area, disuatu tempat kemudian tempat tidurnya, areanya disusun dulu supaya seolah-olah diruangan mana, yaitu rekaya konten."

"Namun itu tidak ada disini (di video viral). Kalau dibilang asli, saya tadi confrim itu bukan rekayasa," jelasnya.

Baca: Ajarkan Anak Puasa Walaupun Tidak Tega, Ini Trik SmartMom Bunda Yulia Safitri

Baca: PERJUANGAN KOPASSUS Hadapi KKB Pimpiman Kelly Kwalik Bebaskan 26 Orang yang Disandera 130 Hari

Baca: PAK Harto Turun Tangan Minta Disetop, Kapolri Hoegeng Tersadar Ada Kekuatan Besar yang Membelokan

Baca: UPDATE REAL COUNT KPU, Data Masuk 42 Persen, Jokowi-Maruf 56,37 Persen, Prabowo-Sandi 43,63 Persen

Baca: Richard Kyle Bantah Video Masturbasi yang Beredar : Kemungkinan (diedit), Aku Nggak Tahu

Abimanyu juga merasa kasihan dengan para artis dan atlet yang terseret namanya sebagai korban di video viral tersebut.

"Kasianlah, kalau ia melakukan video chating menurut saya ini kasian. Menurut saya orang ini (para artis dan atlet dalam video) justru menjadi korban dari suatu komunikasi video chat ya."

"Karena penyebarannya itu dilakukan dari si lawan komunikasinya," tandasnya.

Di tengah hebohnya kasus video ini tiba-tiba seorang pria mengaku telah menyebarkan video di media sosial.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved