Uskup Agung Kolombo Merasa 'Dikhianati' Pemerintah Sri Lanka, Tak Diberi Tahu Potensi Serangan

Kardinal Malcolm Ranjith, Uskup Agung Kolombo, mengatakan bahwa Gereja Katolik Sri Lanka tak pernah mendapat informasi terkait potensi serangan itu.

Uskup Agung Kolombo Merasa 'Dikhianati' Pemerintah Sri Lanka, Tak Diberi Tahu Potensi Serangan
Youtube Tamil Osai News
Pelaku peledakan gereja di Sri Lanka terekam kamera 

Uskup Agung Kolombo Merasa 'Dikhianati' Pemerintah Sri Lanka, Tak Diberi Tahu Potensi Serangan

TRIBUNJAMBI.COM, KOLOMBO - Pemimpin Gereja Katolik Sri Lanka, Jumat (26/4/2019), mengatakan dirinya merasa "dikhianati" dengan kegagalan pemerintah mencegah serangan bom di Minggu Paskah meski telah mendapat peringatan.

Kardinal Malcolm Ranjith, Uskup Agung Kolombo, mengatakan bahwa Gereja Katolik Sri Lanka tak pernah mendapat informasi terkait potensi serangan itu.

"Saya merasa sedikit dikhianati," katanya kepada jurnalis yang menanyakan soal peringatan kemungkinan serangan itu.

"Ini adalah sebuah kesalahan serius di badan-badan keamanan yang tidak memberitahu kami," tambah Ranjith.

Ranjith menambahkan, dia sudah berusaha mencari penjelasan dari pemerintah tetapi tidak mendapatkan jawaban apa pun.

Baca Juga

 Ustaz Romli Jelaskan Soal Pesek ke Raffi Ahmad, Nagita Slavina Malah Beri Jawaban Tak Terduga

 Ranty Maria Dinyinyirin, Tulis Doa Bday ke-20 Tapi Malah Disuruh Nonton Live Wedding Ammar-Ibel

 Perbedaan Kopassus dengan Satuan Infanteri Lain, Cukup Kirim Beberapa Prajurit Misi Kelar

 Tour of Duty Kopassus, Praka Soerapto Soeprapto Diberondong Peluru Tapi Masih Nekat

"Mereka semua mengatakan, tidak mengetahui soal peringatan itu. Semua orang saling melempar tanggung jawab," tambah dia.
Akibat kondisi keamanan yang belum menentu, Ranjith mengatakan, seluruh jadwal misa Minggu ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

"Umat sebaiknya tinggal di rumah dan berdoa. Jika situasi keamanan sudah normal misa di gereja akan kembali digelar," tambah Ranjith.

Sebelumnya, pemerintah Sri Lanka mengakui kesalahan karena tak langsung bertindak saat mendapat peringatan intelijen soal rencana bom bunuh diri yang mengincar sejumlah gereja.

Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved