Surat Suara Sempat Dibakar, 3 TPS di Sungai Penuh Lakukan Pemungutan Suara Ulang, Aparat Jaga Ketat

Hari ini (27/4) tiga TPS di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung digelar Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Surat Suara Sempat Dibakar, 3 TPS di Sungai Penuh Lakukan Pemungutan Suara Ulang, Aparat Jaga Ketat
Tribunjambi/Heru
Tiga TPS di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung digelar Pemungutan Suara Ulang 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Hari ini (27/4) tiga TPS di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung digelar Pemungutan Suara Ulang (PSU). PSU digelar karena di tiga TPS tersebut terjadi pembakaran kotak dan surat suara.

Pantauan Tribunjambi.com, PSU dijaga ketat aparat keamanan. Polisi dan TNI terlihat berjaga-jaga di sekitar TPS.

Di tiga TPS tersebut warga yang terdaftar masuk DPT sebanyak 626 orang. Warga terlihat antusias memberikan hak suara mereka ke TPS. Hingga akhir pencoblosan, PSU berlangsung aman.

Komisioner KPU Sungai Penuh, Johandra ditemui di lokasi pencoblosan mengatakan, PSU berjalan aman. Warga juga antusias dateng ke TPS untuk memberikan hak suara mereka.

"Jumlah warga yang memberikan hak suara sebanyak 490 atau sebesar 78,27 persen dari jumlah DPT," kata Johandra.

Baca: Mendekati Ramadan Harga Sembako di Kota Jambi Mulai Bergejolak, Ayam, Bawang, Cabai Naik

Baca: Awalnya Hanya Iseng, Kini Nadia Mulai Keteteran Layani Pesanan Kue Pelanggan

Baca: Banyak Jalan Rusak, Damkar Batanghari Mengeluh Kita Sampai Lokasi Api Sudah Padam

Baca: Sekolah di Kota Jambi Buat Acara Perpisahan di Hotel, Disdik: Perpisahan Tak Perlu Mewah-mewahan

Baca: 10 Kali Kebakaran Terjadi Dalam Empat Bulan di Batanghari, Ternyata Pemicunya Hal Sepele

Disebutkannya, pada umumnya warga yang tidak memberikan hak suara sedang tidak berada lokasi.

"Mayoritas yang tidak memilih tidak berada di tempat, karena mereka berdagang," ungkapnya.

Hingga sore kemarin penghitungan masih berlangsung. Diprediksi akan selesai hingga tengah malam nanti.

"Setelah selesai penghitungan kotak suara akan langsung dibawa ke PPK. Besok akan diplenokan, karena memang untuk desa ini saja yang belum pleno," jelasnya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved