Polisi Dibantu Tentara Serang Lokasi Persembunyian Teroris Kelompok Penyerang Gereja dan Hotel

Polisi dibantu tentara menyerang lokasi persembunyian Teroris kelompok penyerang gereja dan hotel saat perayaan Paskah

Polisi Dibantu Tentara Serang Lokasi Persembunyian Teroris Kelompok Penyerang Gereja dan Hotel
Youtube Tamil Osai News
Pelaku peledakan gereja di Sri Lanka terekam kamera 

TRIBUNJAMBI.COM - Polisi dibantu tentara menyerang lokasi persembunyian Teroris kelompok penyerang gereja dan hotel saat perayaan Paskah Sri Lanka , Jumat (26/4/2019) malam.

Operasi penyerbuan tempat persembunyian Kelompok Teroris itu diwarnai baku tembak yang berlangsung selama lebih dari satu jam.

Setidaknya ada 15 orang, termasuk anak-anak dan perempuan, yang menjadi korban dalam operasi penyerbuan yang diwarnai aksi bom bunuh diri tersebut.

Baca: MALAM Pertama, Fadel Pamer Foto Mesra di Ranjang Pengantin dengan Muzdalifah, Ucapkan 2 Kata Ini

Baca: Seorang Wanita Ngamuk ke Polwan di Jalan Raya, Video Viral Ini Lokasi Kejadian di Cililitan

Baca: Terungkap, Nagita Slavina Pernah Ingin Bercerai dari Raffi Ahmad, Berubah Gara-gara Ingat Ini

Baca: Perilaku Menyimpang 19 Bocah Garut Bikin Heboh, Lakukan di Lapangan dan Toilet Beramai-ramai

"Tiga orang melakukan bom bunuh diri. Mereka adalah yang terpojok, memilih meledakkan diri, yang lainnya ditembak mati petugas," terang polisi Sri Lanka, Sabtu (27/4/2019).

Operasi penyerbuan tersebut dilakukan di kediaman yang diduga merupakan tempat persembunyian kelompok ekstremis kanan di dekat kota Kalmunai.

"Tiga pria lain, juga diyakini sebagai pembom bunuh diri, ditemukan tewas di luar rumah," lanjut pernyataan polisi, dikutip AFP.

Operasi penyerbuan dilancarkan polisi dengan didukung tentara Sri Lanka.

Baku tembak berlangsung selama lebih dari satu jam.

Jenazah para korban baru ditemukan setelah dilakukan penyisiran lokasi, Sabtu (27/4/2019) pagi.

"Sejumlah pria bersenjata menembaki pasukan saat mereka berusaha menyerbu rumah pada malam hari," ujar juru bicara militer Sri Lanka, Sumith Atapattu.

Halaman
1234
Editor: suang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved