WASPADA Beli 'Pengembang Kue', Sumiyati Kaget Bukan Kepalang Saat Isinya Semen

Kasus penipuan menimpa Sumiyati (51), seorang pedagang di kios bahan makanan di Pasar Ratu, Jepara, Jawa Tengah.

WASPADA Beli 'Pengembang Kue', Sumiyati Kaget Bukan Kepalang Saat Isinya Semen
Dik Polres Jepara
Pengembang Kue Palsu 

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus penipuan menimpa Sumiyati (51), seorang pedagang di kios bahan makanan di Pasar Ratu, Jepara, Jawa Tengah.

Warga Desa Kuwasen, Jepara itu tertipu atas ulah dua orang yang mengaku sales bahan pengembang kue.

Sumiyati kaget bukan kepalang lantaran bahan pengembang kue yang telah ia beli dari dua oknum itu ternyata berisi semen.

Kasat Reskrim Kepolisian Resor Jepara, AKP Mukti Wibowo, menyampaikan, kasus penipuan yang dialami Sumiyati pada Rabu (24/4/2019) itu telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Saat ini, tim Satreskrim Polres masih mendalami kasus yang menggemparkan masyarakat tersebut. "Awalnya ada seorang pembeli bertanya ke Sumiyati apakah menjual bahan pengembang kue merek Rajawali.

Baca: Video Tutorial Hijab ala Nissa Sabyan, Diberikan pada Nagita Slavina, Kamu Bisa Coba Nih!

Baca: Sinopsis Film Mission: Impossible 3 di TransTV, Misi Ethan Hunt Selamatkan Agen IMF yang Disandera

Baca: Muzdalifah Mantan Istri Pedangdut Nassar, Menikah Ke-Empat Kalinya Dengan Berondong

Karena tidak punya, pembeli itu pun pergi. Tak lama kemudian, datang dua orang sales yang menawarkan bahan pengembang kue merek Rajawali.

Di situlah Sumiyati tertarik dan membelinya," terang Mukti, saat dihubungi Kompas.com, melalui ponsel, Jumat (26/4/2019). Sumiyati yang terperdaya lantas membeli bahan pengembang kue merek tersebut sebanyak 10 dus dengan harga Rp 3,4 juta.

Rinciannya satu dus dibanderol Rp 350.000. "Selang 30 menit kemudian pembeli membuka bahan pengembang kue tersebut dan ternyata setelah diteliti isinya berupa semen bahan bangunan.

Kami masih dalami kasus ini. Barang bukti sudah diamankan," pungkas Mukti. Kepala Bagian Perekonomian Setda Jepara, Edi Marwoto meminta masyarakat berhati-hati dalam menyikapi kasus tersebut.

"Merek Rajawali memang ada di pasaran. Namun, yang dibeli oleh masyarakat itu palsu, karena setelah dicek isinya semen. Sebaiknya dicek dulu dan dibuka isinya sebelum membeli," kata dia.

Baca: BREAKING NEWS Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, Anggota KPPS 14 Dusun Bangko Wafat Siang Ini

Baca: KEHABISAN Peluru, Pratu Suparlan Cabut Pisau Komando: 6 Gerilyawan Fretilin Tewas Ditikamnya

Baca: Banjir Jakarta Hari Ini, Titik Banjir Bertambah, Anies Baswedan Sebut Sudah Antisipasi Sejak Malam

Halaman
123
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved