Pemungutan Suara Lanjutan di Lapas Jambi Terancam Batal, KPU Kota Jambi Beberkan Alasannya

Pemungutan suara lanjutan (PSL) di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Jambi terancam batal.

Pemungutan Suara Lanjutan di Lapas Jambi Terancam Batal, KPU Kota Jambi Beberkan Alasannya
TRIBUNJAMBI/MUHAMMAD FERRY FADLY
Lapas Klas II A Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemungutan suara lanjutan (PSL) di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Jambi terancam batal.

Informasi yang berkembang, hari ini akan dilaksanakan PSL di Lapas II A Jambi. Namun, pada kenyataannya PSL tersebut tidak jadi dilaksanakan. Ini alasan yang disampaikan pihak KPU.

Yatno, Ketua KPU Kota Jambi ketika dikonfirmasi Tribun (26/4/2019) mengakui gagalnya rencana pelaksanaan PSL di Lapas II A Jambi hari ini. Dan pembatalan tersebut dikarenakan adanya kegiatan di internal lapas.

"Harusnya hari ini kami laksanakan. Tetapi ada surat dari pihak Lapas II A Jambi," ungkap Yatno.

Dan Yatno pun menyampaikan isi berdasarkan surat balasan Lapas. Dimana dalam surat tersebut dijelaskan jika pada tanggal 26 April 2019 akan dilaksanakan Gladi kotor pada jam 08.00 WIB dan gladi bersih pada jam 16.00 WIB dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke 55, dan akan dilaksanakan di Lapas Kelas II A Jambi.

"Di internal Lapas ada kegiatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 55. Jadi untuk dua hari ini mereka mengatakan tidak bisa untuk pelaksanaan PSL," terang Yatno.

Baca: Setiap Minggu Ketua RT Bagi-bagi Uang dari Pengolahan BBM Ilegal di Jambi, Diduga Milik Aparat

Baca: 7 Kali Ketua DPRD Kota Jambi Mangkir Rapat Paripurna, Badan Kehormatan Dewan Minta Penjelasan

Baca: BNN Jambi Bongkar Sindikat Narkoba di Lapas Kuala Tungkal, Libatkan Napi, Sipir dan Kurir Sabu

Baca: Toko Buku di Samping Rumah Dinas Bupati Sarolangun Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek

Baca: Rio Dusun Telentam Dilantik, Ini Pesan dan Tugas dari Bupati Bungo

Terhadap penolakan dua hari tersebut, pihak KPU Kota Jambi mengatakan telah berkoordinasi dengan Bawaslu Kotan Jambi. Dan Yatno mengakui batas akhir dilakukannya PSL 10 hari pasca pencoblosan di tanggal 17 April 2019.

Sedangkan untuk terlewatinya batas akhir pelaksanaan PSL tersebut diakuinya masih mencari aturan hukum lainnya.

"Kami masih mencari aturan hukum lainnya bila memang terlewati waktu batas akhir," terang Yatno.

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved