Dituntut 6,5 Tahun Gara-gara Narkoba, Zulkifli Minta Keringanan Hukum: Saya Sangat Menyesal

Membawa selembar kertas, Zulkifli terdakwa perkara narkotika duduk di kursi persidangan.

Dituntut 6,5 Tahun Gara-gara Narkoba, Zulkifli Minta Keringanan Hukum: Saya Sangat Menyesal
Tribunjambi/Mareza
Petugas kejaksaan memasangkan borgol pada Zulkifli. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Membawa selembar kertas, Zulkifli terdakwa perkara narkotika duduk di kursi persidangan. Usai sidang dibuka, dia dipersilakan membaca tulisan di kertas itu.

Pelan, namun suaranya cukup terdengar di ruang sidang Pengadilan Negeri Muara Bungo. Pada nota pembelaan Zulkifli memohon keringanan hukuman.

"Majelis hakim yang mulia, saya mohon agar meringankan hukuman. Saya sangat menyesal atas kesalahan yang saya perbuat dan saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," kata Zulkifli.

Dia mengaku menjadi tumpuan di keluarganya. Zulkifli juga berjanji akan mengubah pola hidupnya.

Majelis hakim kemudian meminta tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara itu.

"Mohon izin, majelis. Kami selaku jaksa penuntut umum, tetap pada tuntutan," kata JPU Kejaksaan Negeri Bungo, Habibul Rakhman.

Baca: Setiap Minggu Ketua RT Bagi-bagi Uang dari Pengolahan BBM Ilegal di Jambi, Diduga Milik Aparat

Baca: DLH Sebut Kasus Pengolahan BBM Ilegal di Batanghari Bukan Tanggung Jawabnya, Tunjuk Timdu Jambi

Baca: Rehab Rumah Dinas Perwira Polda, Pemprov Jambi Keluarkan Dana Hibah Rp 2,4 Miliar

Baca: Seorang Dokter di Jambi Dimarahi Hakim Gara-gara Beri Keterangan Keliru di Persidangan

Baca: Toko Buku di Samping Rumah Dinas Bupati Sarolangun Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek

Untuk diketahui, jaksa menuntut Zulkifli sebagaimana dakwaan alternatif kedua, Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Ada pun tuntutan jaksa adalah agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 6,5 tahun dan denda Rp 800 juta dengan subsider tiga bulan penjara.

"Baiklah. Majelis hakim akan mempertimbangkan. Untuk putusan, sidang akan ditunda hingga pekan depan," kata hakim ketua, Flowery Yulidas sembari menutup sidang.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved