DEMI Membunuh Seorang Jenderal, Sniper Ulung Korp Marinir Ini Merayap 2,5 Km Selama 4 Hari

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi seorang sniper, saat bertempur harus memiliki stamina dan mental baja.

DEMI Membunuh Seorang Jenderal, Sniper Ulung Korp Marinir Ini Merayap 2,5 Km Selama 4 Hari
Carlos Hathcock 

Selama tiga hari Carlos tidak tidur dan terus merayap mendekati posisi jenderal Vietnam Utara yang berada di tendanya.

Setelah merayap kurang lebih 2,5 km yang ditempuh secara perlahan dan nyaris memakan waktu empat hari, pada hari yang ke empat itu, pada jarak 731,52 m, sang jenderal tampak keluar dari tendanya.

Sebuah tembakan tunggal dari senapan Carlos menghantam tepat di bagian dada dan jenderal Vietnam Utara yang menjadi sasaran pun jatuh tewas.

Baca: Toko Buku di Samping Rumah Dinas Bupati Sarolangun Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek

Untuk membalas kematian petingginya pasukan Vietnam Utara segera melancarkan gempuran tembakan meriam artileri dan mortir dalam jumlah besar ke posisi pasukan AS yang bertahan di Bukit 55.

Gempuran masif itu juga diharapkan bisa membunuh Carlos dan spotter-nya yang saat itu berusaha keras menuju Bukit 55 di bawah hujan peluru artileri musuh.

Tapi Carlos yang sudah kelelahan dan kurang tidur akhirnya bisa kembali selamat ke sarangnya tanpa luka sedikit pun.

Baca: Siapa Sebenarnya Tsamara Amany? Mengapa Suara Bisa Kalahkan Petinggi PDIP & PKS di Singapura

Carlos bahkan tetap selamat hingga Perang Vietnam usai. Selama bertugas sebagai sniper di Vietnam, Carlos behasil membunuh 93 prajurit Vietnam Utara dan gerilyawan Vietcong. (Agustinus Winardi)

Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved