Video Viral Pembakaran Surat Suara di Puncak Jaya Papua, KPU Papua Angkat Bicara

Tampak dalam video itu surat suara dibakar oleh sejumlah orang. Dalam video tersebut, ia menuturkan bahwa tidak ada Pilpres 2019 di desa-desa wilayah

Video Viral Pembakaran Surat Suara di Puncak Jaya Papua, KPU Papua Angkat Bicara
@fuadbakh
Pembakaran surat suara di Puncak Jaya Papua 

Bahkan Theodorus Kossay mengungkapkan peraan kaget seusai melihat video yang sempat viral sejak Selasa (23/4/2019).

"Setelah konfirmasi ternyata yang diviralkan itu tidak benar, yang benar pemungutan suara sudah dilakukan tanggal 17, setelah itu dilanjutkan penghitungan suara, kemudian viral ini muncul hari selasa tanggal 23 April," ujar Theodorus Kossay seperti dikutip TribunJakarta dari tayangan YouTube iNews, Kamis (25/4/2019).

Sampai saat ini, pihak KPU Papua masih menyelidiki pelaku penyebar video tersebut.

Ternyata, pihak KPU Papua sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Bawaslu untuk menggali lebih dalam terkait pembakaran surat suara itu.

"Kami sedang selidiki juga bersama KPU Puncak Jaya bersama teman-teman lain Bawaslu juga sudah koordinasi pihak kemanan, siapa yang perintahkan untuk bakar kami masih cari tahu, alasan kenapa bakar," tuturnya,.

"Karena ini masih dokumen negara, Pemilu belum selesai," tambahnya.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti berapa jumlah surat suara yang dibakar di Puncak Jaya, Papua.

Sebelumnya, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja menjelaskan peristiwa pembakaran surat suara dan kotak suara di Puncak Jaya, Papua terjadi setelah penghitungan suara.

"(Peristiwa pembakaran surat dan kotak suara) Puncak Jaya itu setelah selesai penghitungan itu kejadiannya," kata Bagja di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Bagja menanggapi bahwa kejadian ini meliputi lima distrik di Puncak Jaya.

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved