Berita Kabupaten Muarojambi

Perusahaan Keluhkan Inspeksi dari Tim Luar, Kajari Muarojambi: 'Kalau untuk Kebaikan, Alhamdulillah'

Perusahaan Keluhkan Inspeksi dari Tim Luar, Kajari Muarojambi: 'Kalau untuk Kebaikan, Alhamdulillah'

Perusahaan Keluhkan Inspeksi dari Tim Luar, Kajari Muarojambi: 'Kalau untuk Kebaikan, Alhamdulillah'
Tribunjambi/Samsul Bahri
Perusahaan Keluhkan Inspeksi dari Tim Luar, Kajari Muarojambi: 'Kalau untuk Kebaikan, Alhamdulillah' 

Perusahaan Keluhkan Inspeksi dari Tim Luar, Kajari Muarojambi: 'Kalau untuk Kebaikan, Alhamdulillah'

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muarojambi, M Zakir, menyampaikan keluhan perusahaan kepada Bupati Kabupaten Muarojambi.

Adapun keluhan yang disampaikan bahwa pihak perusahaan merasa terganggu terhadap inspeksi kelengkapan Karhutla, yang dilakukan oleh pihak di luar tim Satgas Karhutla, Kabupaten Muarojambi.

“Nanti kalau sepakat kebijakan ibu, jadi keberatan perusahaan. Kita inikan ada SK ibu ada tim koordinasi satgas penanggulangan Kabupaten Muarojambi, jadi jangan berjalan sendiri-sendiri, perusahaan itu keberatan,” katanya.

Baca: Sinkronisasi Pencegahan Karhutla, Kodim dan Pemkab Tanjab Barat, Tatap Muka dengan Danrem

Baca: LINK Live Streaming Super Soccer TV, Garuda Select vs Nottingham Forest U18, Pukul 20.30 WIB

Baca: Gizinya Luar Biasa, Sampai Sutopo Sarankan Ani Yudhoyono Konsumsi Ikan Sungai Ini

“Jadi, perusahaan terganggu setiap hari ada saja yang datang, kemarin instansi ini yang datang, terus besok ada instansi lain lagi yang datang. Jadi, perusahaan agak terganggu,” papar M Zakir.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Muarojambi telah membentuk tim koordinasi penanggulangan daerah yang diantaranya terdiri dari BPBD, Kejaksaan, Polisi, TNI, Dinas Kehutanan, dan SatPol PP.

Sementara itu, Kajari Muarojambi, Sunanto menaggapi terhadap keluhan perusahaan yang disampaikan melalui M Zakir. Sunanto malah meminta untuk disampaikan perusahaan mana yang merasa terganggu terhadap inspeksi-inspeksi tersebut.

Baca: Ketua DPRD Kota Jambi, Jadi Sorotan Anggota, 7 Kali berturut-turut M Nasir Tak Hadir Paripurna

Baca: PT Sucofindo Cabang Jambi dan PT BDMU Tanda Tangani Kerja Sama, Ini Harapan Pemkab Bungo

Baca: Berbekal Hasil Penghitungan Internal Prabowo-Sandi Klaim Kemenangan & Narasi Kecurangan Pilpres 2019

“Kelengkapan karhutla itu seharusnya ada di perusahaan itu terus, seharusnya gitu. Kalau dicek hari ini ada seharusnya besok juga ada. Jadi stand by perlengkapan itu harus ada. Jadi, perusahaan yang bilang gitu (red-tergangu) itu siapa, panggil aja kalau dia (red-perusahaan) bilang gitu,” tegas Kajari.

Lebih lanjut dikatakan Sunanto, sebetulnya semua perlengkapan Karhutla harus berada di lokasi perusahaan. Ketika perusahaan merasa terganggu dengan adanya inspeksi-inspeksi yang setiap hari dilakukan oleh instansi, maka hal tersebut menjadi pertanyaan.

“Kalau perusahaan risih, berarti perusahaan tidak siap dong,” sambungnya.

Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono melakukan pemadaman di lahan kebun warga yang terbakar.
Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono melakukan pemadaman di lahan kebun warga yang terbakar. (istimewa)
Halaman
12
Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved