Pilpres 2019

TERBONGKAR, Soal Pertemuan Luhut dengan Prabowo, Pesannya: Politisi Senior Jangan Bikin Panas

Untuk menjawab hal itu Luhut Panjaitan pun mengklarifikasi apa yang terjadi lewat akun facebook terverifikasi pada Senin (22/4/2019) malam.

TERBONGKAR, Soal Pertemuan Luhut dengan Prabowo, Pesannya: Politisi Senior Jangan Bikin Panas
Istimewa
TERBONGKAR, Soal Pertemuan Luhut dengan Prabowo, Pesannya: Politisi Senior Jangan Bikin Panas 

Saya memang bicara per telepon dengan Pak Prabowo. Kami janjian makan siang jam 12 Hari Minggu lalu (21/4).

Baca: TKN Jokowi-Maruf Sebut Siapkan 500 Kontainer Plastik Data C1 Untuk Ungkap Fakta Penghitungan Suara

Baca: Tim Padepokan Anti Galau Bawa Mursyid ke Waduk, Kisah Tim Sukses Stres Pasca Pemilu 2019

Baca: Polwan Cantik yang Kepalanya Dipukul Batu Bata Bernama Bripda Marselina Oktavianti, Ini Sosoknya

Baca: Unggah Pertemuan Habib Salim dan Abah Guru Sekumpul, Ustaz Yusuf Mansyur Tetap Panen Nyinyir Netizen

Tadinya kami mau makan di satu restoran di mana kami suka makan bersama, tapi kami tidak nyaman karena ada banyak awak media.

Kemudian kami setuju janjian makan di dekat hotel tempat Beliau berada pada jam 2 siang. Tapi saya lalu dikabari bahwa pertemuan ditunda ke jam 5 sore dan akhirnya saya mendapat berita melalui ajudannya ke ajudan saya bahwa Pak Probowo sedikit kurang sehat dan minta pertemuan untuk dijadwalkan ulang. Saya bilang tidak ada masalah. Itu hal yang biasa menurut saya.

Suasana obrolan kami via telepon juga baik-baik saja, bahkan gembira, ceria, dan tidak ada sama sekali beban.

Itulah yang saya bisa tangkap dari tone suara Prabowo yang saya kenal. Persis situasi kalau kami makan berdua.

Sebagai teman, makan berdua adalah hal yang biasa bagi kami, tidak ada yang aneh dengan itu. Dan terus terang saya sebenarnya hanya ingin mengingatkan saja mengenai partriotisme Pak Prabowo, idealismenya sebagai prajurit, dan kecintaannya pada tanah air ini.

Tentu Beliau tidak akan mau tercatat dalam sejarah Indonesia sebagai seorang yang tidak mempromosikan demokrasi dengan bagus, atau seorang yang tidak menghargai konstitusi.

Justru sebaliknya, saya ingin Beliau menjadi bagian dari sejarah Indonesia, bahwa demokrasi dibangun juga dari leadershipnya.

Karena Pak Probowo yang saya kenal adalah seorang yang sangat konsisten dan betul-betul rasional dalam berpikir, yang juga penuh dengan idealisme, penuh dengan jiwa patriot, penuh dengan keinginan berbuat yang terbaik untuk negeri ini. Saya tidak yakin bahwa Pak Prabowo akan merusak demokrasi kita. Beliau bukan tipe orang seperti itu.

Justru kalau sudah bicara nasionalisme, bicara menyangkut masalah kepentingan nasional, demokrasi di Indonesia, Beliau pasti berpikir dengan jernih mana yang terbaik untuk Republik. Saya kira itulah Prabowo yang saya kenal selama bertahun-tahun ini.

Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved