Sumartini dan Warnah Bebas Dari Ancaman Hukuman Mati di Arab Saudi Setelah DItuduh Lakukan Sihir

Dua Warga Negara Indonesia atau WNI yang dituduh melakukan sihir kepada majikan, akhirnya dibebaskan dari hukuman mati

Sumartini dan Warnah Bebas Dari Ancaman Hukuman Mati di Arab Saudi Setelah DItuduh Lakukan Sihir
(Daily Mail)
Ilustrasi tindakan semena-mena karena dituduh sebagai tukang sihir 

TRIBUNJAMBI.COM - Dua Warga Negara Indonesia atau WNI yang dituduh melakukan sihir kepada majikan, akhirnya dibebaskan dari hukuman mati.

Sumartini dan Warnah akan tiba di tanah air pada Rabu siang ini (24/4/2019).

Kasus keduanya bermula saat majikan menuduh mereka berdua telah melakukan sihir kepada keluarga majikan.
Ada sekitar 15 anggota keluarga majikan yang menuntut vonis hukuman mati kepada keduanya.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB dan Karawang, Jawa Barat itu, divonis hukum mati pada 7 Januari 2009 silam.

Melalui upaya diplomasi kemanusiaan yang dilakukan KBRI Riyadh, Pengadilan Banding Riyadh membatalkan vonis mati tersebut.

Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menuturkan, saat KBRI menjemput mereka dari penjara menuju Bandara King Khalid Riyadh, keluarga besar majikan bahkan masih berusaha menggagalkan kepulangan mereka dengan meminta aparat berwajib untuk tetap menahan mereka di penjara.

Setelah melalui perdebatan yang alot KBRI berhasil meyakinkan pemerintah Saudi, akhirnya keduanya dapat meninggalkan Arab Saudi menuju tanah air pada Selasa, 23 April 2019 pukul 15.20 dengan pesawat Oman Air.
"Kebebasan dua orang saudara kita ini adalah kesembilan kalinya, semoga Allah memberikan kebebasan para WNI yang kasus hukumnya masih dalam proses pengadilan.

Pesan Presiden untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada semua WNI menjadi semangat KBRI Riyadh", kata Dubes Maftuh dalam keterangannya, Rabu (24/4/2019).

Baca: Mimpi Pesawat Jatuh dan Takut Meninggal, Pesinetron Dinda Haw Memutuskan Pakai Hijab

Baca: Penjelasan TKN Jokowi-Maruf, Soal Ajakan Pendukung Boikot Masakan Nasi Padang

Baca: Kapolda Jambi Tinjau Sidang Pleno PPK di Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kecamatan Muaro Sebo

Baca: Tak Kuat Ditagih Caleg karena Perolehan Suara Kecil, Timses Depresi Pasrah Dimandikan Ustaz di Waduk

Baca: Pendaftaran CPNS 2019 via sscn.bkn.go.id Dibuka, Perhatikan Ini Wilayah dan Syaratnya!

Bunuh Majikan di Singapura

Entah apa yang dipikirkan seorang Tenaga Kerja Wanita atau TKW yang tega membunuh majikan di Singapura.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved