Penghitungan Suara Sementara di Mendahara Tanjab Timur, Pasangan Jokowi-Maruf Unggul Jauh

Pleno penghitungan suara Pemilu 2019 di kantor Camat Mendahara, Tanjab Timur sampai saat ini masih terus berlangsung.

Penghitungan Suara Sementara di Mendahara Tanjab Timur, Pasangan Jokowi-Maruf Unggul Jauh
Tribunjambi/Abdul Usman
Kantor Camat Mendahara, Tanjab Timur. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pleno penghitungan suara Pemilu 2019 di kantor Camat Mendahara, Tanjab Timur sampai saat ini masih terus berlangsung.

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mendahara, Syahnul Arifin, saat ditemui Tribunjambi.com mengatakan, proses penghitungan suara di Kecamatan Mendahara sudah berlangsung sejak Sabtu (20/04/19) kemarin dan ditargetkan Rabu ini seluruh proses penghitungan suara selesai.

Dari total 8 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Mendahara, baru 4 desa yang telah selesai dilakukan penghitungan suara.

”Desa yang telah selesai dilakukan penghitungan suara pemilihan yaitu Desa Sinar Kalimantan, Desa Lagan Ilir, Pangkal Duri Ilir, Desa Sungai Tawar dan Desa Mendahara Ilir,” ujarnya.

Saat ini tengah berlangsung penghitungan suara bagi Desa Merbau dan Kelurahan Mendahara Ilir, dijadwalkan akan segera rampung.

Baca: Tekan Harga Sembako Melonjak, Satgas Pangan Jambi Akan Lakukan Operasi Pasar Jelang Puasa

Baca: Sejak Pagi Diguyur Hujan Lebat, Rumah Warga di Lempur Kerinci Diterjang Banjir

Baca: SEGERA DIBUKA CPNS dan PPPK/P3K 2019, Persiapkan Berkas Pendaftaran Dari Sekarang

Baca: Hafiz Quran 30 Juz Bisa Masuk Universitas Jambi Tanpa Tes

Baca: Alami Sakit Kepala Saat Berpuasa? Ini 6 Makanan Sehat yang Dapat Menguranginya

Sedangkan untuk dua desa lainnya yaitu Desa Bhakti Idaman dan Desa Pangkal Duri, proses penghitungan suara pemilunya akan dilakukan Rabu besok dan diharapkan proses penghitungan dari dua desa tersebut bisa selesai Rabu besok.

Adapun beberapa kendala yang dihadapi dalam proses penghitungan suara Pemilu 2019 ini yaitu adanya kekeliruan pada saat pencatatan salinan C1 antara PPS dan Panwas Kecamatan. Dan untuk mensinkronkan lagi data tersebut, petugas yang ada harus membuka lagi teliti agar tidak ada lagi data yang keliru nantinya.

Selanjutnya Syahnul juga menambahkan, dari hasil penghitungan suara Capres sementara di Kecamatan Mendahara ini, hasil yang didapat yaitu untuk paslon 01 Jokowi-Maruf memperoleh suara sah sebanyak 2.681 suara, dan untuk paslon 02 Prabowo-Sandi memperoleh suara sah sebanyak 1.726 suara.

“Dari 8 desa dan 1 kelurahan yang ada di Kecamatan Mendahara ini sendiri ada 72 surat suara capres yang tidak sah. Kebanyakan penyebab dari tidak sahnya surat suara capres tersebut yaitu karena tidak dicoblos oleh pemilih yang bersangkutan,” pungkas Syahnul.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved