Berita Internasional

Teror Bom di 3 Gereja Sri Lanka, Paus Fransiskus Turut Berduka dan Doakan Korban Kekerasan

Teror Bom di 3 Gereja Sri Lanka, Paus Fransiskus Turut Berduka dan Doakan Korban Kekerasan

Teror Bom di 3 Gereja Sri Lanka, Paus Fransiskus Turut Berduka dan Doakan Korban Kekerasan
AFP/Andreas Solaro
Paus Fransiskus berdoa pada malam Natal yang menandai kelahiran Yesus Kristus, Sabtu (24/12/2016), di Basilika St Petrus di Vatikan. 

Teror Bom di 3 Gereja Sri Lanka, Paus Fransiskus Turut Berduka dan Doakan Korban Kekerasan

TRIBUNJAMBI.COM - Pasca pengeboman 3 gereja di Sri Lanka, Pimpinan Gereja Katolik Tertinggi di dunia menunjukkan keprihatinannya.

Paus Fransiskus memimpin Misa Paskah pada Minggu (21/4/2019) di Vatikan, di tengah serangan berdarah yang menargetkan sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka.

Diwartakan Washington Post, pemimpin Gereja Katolik Roma itu berada di Lapangan Santo Petrus yang dihiasi bunga untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus setelah penyaliban.

Meski tidak menyampaikan khotbah atau homili, pria berusia 82 tahun itu tetap memberikan pidato tahunan Paskah "Urbi et Orbi" terkait konflik dan berbagai kesulitan yang dihadapi seluruh dunia.

Baca Juga:

Prabowo Kalahkan Jokowi di Madani, Bupati Mandailing Natal Langsung Ajukan Surat Pengunduran Diri

Ini Isi Lengkap Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Karena Kekalahan Jokowi di Kabupatennya Sendiri

Mahfud MD Tegaskan, Silakan RIbut-ribut Klaim Kemenangan, Sekitar 22 Mei Ketahuan Siapa yang Curang

Jokowi Kalah Suara, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri, Mendagri Sebut Alasannya Tak Lazim

Para rohaniawan di depan gereja St Anthony di Kochchikade, Sri Lanka salah-satu gereja yang menjadi target serangan, Minggu (21/04/2019)
Para rohaniawan di depan gereja St Anthony di Kochchikade, Sri Lanka salah-satu gereja yang menjadi target serangan, Minggu (21/04/2019) (BBC.CO.UK)

Vatikan tidak menyebutkan alasan Paus Fransiskus tidak menyampaikan homili pada Misa Paskah.

"Saya ingin mengungkakan kedekatan saya yang tulus kepada umat Kristen (Sri Lanka), yang terluka saat berkumpul dalam doa, dan kepada semua korban kekerasan," katanya seperti dikutip dari Vatican News.

Seperti diketahui, pekan pra-Paskah telah dinodai oleh kehancuran Katedral Notre-Dame di Paris pada pekan lalu.

Kini duka kembali tergores dengan insiden serangan bom di Sri Lanka pada Minggu.

Hampir 160 orang tewas dalam sejumlah rentetan ledakan di Sri Lanka dan ratusan orang lainnya terluka.

Baca Juga:

Pelaku Pembakaran Kotak Suara di Kerinci, Ternyata Dilakukan oleh Panwascam dan Caleg

DPD PDIP Ancam Pecat Caleg yang Bakar Kotak Suara di Kerinci

Bawaslu Provinsi Jambi, Rekomendasikan 10 TPS Lakukan PSU

Jokowi Kalah di Mandailingnatal, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Buat Surat Pengunduran Diri

Kondisi di sebuah gereja yang jadi sasaran ledakan bom
Kondisi di sebuah gereja yang jadi sasaran ledakan bom (net)

Paus Fransiskus menyampaikan pernyataan solidaritas pada akhir pidato, Dia menyebutkan, berbagai serangan terhadap gereja dan hotel di Sri Lanka telah menimbulkan duka dan kesedihan.

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved