Sejalan Dengan Kalimat 'Udah-udah', Partai PSI Legowo Umumkan Tak Lolos Parlemen

Bermodalkan data Quick Qount, partai PSI atau Partai Solidaritas Indonesia langsung gelar deklarasi padahal proses Real Qount di KPU masih berproses

Penulis: Heri Prihartono | Editor:
KOMPAS.com/Devina Halim
Seorang penyebar hoaks berupa foto tidak senonoh Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie, yang bernama Topan Pratama, bertemu langsung dengan Grace untuk menyampaikan permintaan maafnya, di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM - Bermodalkan data Quick Qount, partai PSI atau Partai Solidaritas Indonesia langsung gelar deklarasi padahal proses Real Qount di KPU masih berproses.

 Kenapa, partai PSI yang merupakan besutan Grace Natalie begitu cepat mengumumkan kabar buruk di Pemilu 2019 atau kekalahan bukan sebuah kabar baik?

 Faktanya, partai PSI mengumumkan jika partainya tidak lolos ke parlemen karena perolehan suara masih di bawah ambang batas.

Di akun instagram psi_id tertera alasan Partai PSI begitu cepat mengumumkan kekalahan bukan sebuah kemenangan.

Partai PSI menilai jika tujuannya adalah menumbuhkan sisi lain dari demokrasi bukan hanya sebuah kekuasaan semata.

Banyak yang bertanya, kenapa PSI bisa "mendeklarasi"-kan kekalahan dengan cepat dan lapang dada? Karena sejak awal tujuan kami bukan berkuasa, tapi menumbuhkan benih toleransi dan antikorupsi sebanyak-banyaknya.

Sudah tumbuh tiga juta. Dan akan terus berlipat ganda.

Baca: Heboh, Video Fenomena Alam Awan di Langit Malam Menyerupai Mata di Wilayah Bandung

Baca: VIDEO VIRAL DI WHATSAPP - Penampakan Awan dan Bulan Menyerupai Mata Diduga Terjadi di Bandung

Baca: 24 dan 27 April, 4 TPS di Tanjab Barat akan Kembali Lakukan Pemilu, Begini Penjelasan KPU

Baca: Kadisdik Kota Jambi Akui Ada Keterlambatan di Hari Pertama UNBK: Tapi Masih Batas Wajar

Baca: Pernah Akting Jadi Presiden, Komedian Ini Akhirnya Menang Pilpres dan Menjadi Presiden Sesungguhnya

 Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau Partai PSI, Grace Natalie tidak mempersoalkan jika partainya tidak lolos ke parlemen.

Bahkan, tidak masalah jika ia beserta struktural partai mengangkat bendera putih di hadapan publik sebelum Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 secara resmi.

PSI berpendapat, hitung cepat sejumlah lembaga survei cukup menggambarkan perolehan suara resmi dari KPU 20 Mei 2019 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Pusan Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PSI, Grace Natalie dan beberapa anggota PSI, lakukan aksi damai dengan mendorong kereta bayi di Bundaran Patung Kuda, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (13/11/2015).
Ketua Dewan Pimpinan Pusan Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PSI, Grace Natalie dan beberapa anggota PSI, lakukan aksi damai dengan mendorong kereta bayi di Bundaran Patung Kuda, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (13/11/2015). (TRIBUNNEWS.COM/LENDI RAMADHAN)

"Quick count itu akurasinya sangat tinggi ya. Maksimal (kesalahan) 0,5 persen ya. Bahkan kerapkali di bawah itu," ujar Grace ketika dijumpai di Plataran, Menteng, Jakarta pada Kamis (18/4/2019).

PSI Lolos di Jakarta dan Aceh, Grace Natalie: Semua Hasil Ini Tak Terduga (Instagram)
Oleh sebab itu, PSI sudah menyatakan kepada publik bahwa partainya tidak akan lolos ke parlemen Senayan.

Grace mengatakan, sikap sportif PSI ini akan menjadi contoh bagi politisi di Indonesia yang seringkali mengklaim kemenangan.

"Kami ingin memberi contoh yang baik juga bahwa selama ini ada orang-orang yang hanya siap menang, tapi tidak siap kalah. Bahkan, ada yang kalah, tetapi mengaku menang banyak," ujar Grace.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved