Miris, Kakek 86 Tahun Tinggal di Semak-semak, Penghasilan Rp 2.000, Kalau Malam Ini yang Terjadi

"Kadang abah ada yang memberi makan ketika ada orang yang melintas," katanya, Senin (22/4/2019).

Miris, Kakek 86 Tahun Tinggal di Semak-semak, Penghasilan Rp 2.000, Kalau Malam Ini yang Terjadi
Tribun Jabar/Nandri Prilatama
Semak-semak tempat tinggal Kakek Aman selama tiga tahun di Ngamprah, KBB. TRIBUN JABAR/NANDRI PRILATAMA 

Miris, Kakek 86 Tahun Tinggal di Semak-semak, Penghasilan Rp 2.000, Kalau Malam Ini yang Terjadi

TRIBUNJAMBI.COM, NGAMPRAH - Aman, kakek berusia 85 tahun ini hidup di semak-semak selama tiga tahun belakangan.

Dia tinggal di dekat jalan Tol Cipularang di Kampung Ciloa, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), atau sekitar 1 kilometer dari kantor Pemda KBB.

Aman hidup sebatang kara.

Setiap hari selalu mengais sampah di sekitar Padalarang.

Tubuhnya kumal dan selalu membawa karung.

Aman mengaku terkadang mendapatkan uang Rp 2 ribu ketika mengangkut sampah.

"Kadang abah ada yang memberi makan ketika ada orang yang melintas," katanya, Senin (22/4/2019).

Sehari-hari tinggal di semak-semak, Aman selalu membakar sampah-sampah yang telah dikumpulkan untuk sekadar menghangatkan badan pada malam hari.

http://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/kakek-aman-tinggal-di-semak-semak.jpg
Kakek Aman Tinggal di Semak-semak Aman, kakek berusia 85 tahun hidup di semak-semak selama tiga tahun belakangan. TRIBUN JABAR/NANDRI PRILATAMA

Tetapi, ketika hujan, Aman pun langsung berteduh di pos ojek yang lokasinya dekat dengan semak tersebut.

Halaman
12
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved