Kisah militer

Kopassus, Kopaska dan Denjaka Bergabung, Perompak Somalia 'Dihabisi' di Garis Pantai, Sukses Besar

Begitu tahu perompak menyandera kapal, pemerintah Indonesia mengirim tim gabungan Kopassus, Denjaka dan Kopaska. Perompak itu ...

Kopassus, Kopaska dan Denjaka Bergabung, Perompak Somalia 'Dihabisi' di Garis Pantai, Sukses Besar
Ist
Denjaka TNI AL 

Pada 2011, Kapal MV Sinar Kudus yang dibajak di perairan Somalia. 

Pemerintah RI mengirim pasukan elite TNI untuk pembebasan sandera dan kapal. 

Denjaka, Kopaska dan Kopassus diberangkatkan.

Detasemen Jala Mangkara atau Denjaka merupakan pasukan elite TNI AL yang personelnya berkualifikasi tinggi.

Markas Komando Korps Marinir menerbitkan buku tentang keberhasilan pembebasan sandera Kapal MV Sinar Kudus.

Buku setebal 184 halaman itu membeberkan lengkap, bagaimana rapat-rapat dijalankan, latihan, hingga keputusan diambil Komandan Satgas Merah Putih, Mayjen TNI (Mar) M Alfan Baharudin, untuk menyergap perompak.

Kapal tujuan Rotterdam

Saat itu, Kapal MV Sinar Kudus seberat 8.911 ton yang bermuatan ferro nikel, berlayar dari Sulawesi menuju Rotterdam, Belanda, dibajak.

Kapal milik PT Samudra Indonesia yang bernama MV Sinar Kudus yang dibajak oleh sekelompok pembajak asal Somalia di perairan sekitar Somalia.
Kapal milik PT Samudra Indonesia yang bernama MV Sinar Kudus yang dibajak oleh sekelompok pembajak asal Somalia di perairan sekitar Somalia. (defence.pk)

Kapal MV Sinar Kudus milik PT Samudra Indonesia (Persero) dibajak Perompak Somalia pada 16 Maret 2011. 

Kapal itu membawa 20 anak buah kapal (ABK).

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved