Breaking News:

Tagih Janji Potong Leher, Begini Tanggapan La Nyalla Mattalitti: Saya Totalitas, Tidak Main-main

Menurut La Nyalla, Khairul Kalam tidak mempunyai kepentingan untuk menagih janjinya karena janji potong leher tersebut ia

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Tribunnews & Instagram
Prabowo Subianto, Presiden Jokowi, dan La Nyalla 

Tagih Janji Potong Leher, Begini Tanggapan La Nyalla Mattalitti: Saya Totalitas, Tidak Main-main

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti angkat bicara terkait komentar Bendahara DPC Partai Gerindra Cabang Pamekasan, Khairul Kalam yang menagih janji La Nyalla untuk memotong leher jika Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf kalah di Madura.

Menurut La Nyalla, Khairul Kalam tidak mempunyai kepentingan untuk menagih janjinya karena janji potong leher tersebut ia lontarkan untuk kader-kader dan anggotanya.

"Itu untuk intern kader saya yang di Madura, saya ngomong itu supaya memecut anggota saya agar bekerja keras untuk 01," kata La Nyalla kepada SURYA.co.id pada Sabtu (20/4/2019).

Baca: Janjikan Handphone, Kakak Ipar di Muarojambi Tega Setubuhi Adik Iparnya, Ternyata Isteri Pelaku Tahu

Baca: Real Count KPU Terbaru Minggu 21 April 2019 Pukul 21.18 WIB, Jokowi Masih Unggul di 20 Daerah Ini

Ia menjelaskan tantangan potong leher tersebut merupakan bahasa dan cara berkomunikasi di kalangan kader dan anggotanya.
La Nyalla Mattalitti (Taufik Ismail)

"Salah satunya adalah bahasa tantangan kepada meraka. Supaya mereka tahu kalau saya totalitas, tidak main-main," ucapnya.
Ketika La Nyalla sebagai pimpinan menunjukkan kesungguhannya harapannya para kader dan anggotanya juga akan mengikuti langkah tersebut.

"Kalau saya secara khusus menantang orang Madura buat apa? Saya punya kader dan anggota sendiri di Madura. saya juga punya keluarga di madura. Anak saya. Ketua Sapma Pemuda Pancasila Jatim itu juga berdarah Madura," lanjut Ketua Kadin Jatim ini.

La Nyalla menegaskan tantangan potong leher tersebut merupakan bahasa komando pihaknya  kepada kader dan anggotanya.

"Yang bukan kader anggota saya, ya tidak perlu ikut komentar," 

Menurut dia Khairul bukan kader, maka ia tidak mempunyai hak untuk menagih janji tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved