Film Sexy Killers

Film Dokumenter Sexy Killers Tembus 17 Juta Penonton, Ungkap Para Pemain Besar Bisnis Batu Bara

Film dokumenter Sexy Killers yang diupload di akun Youtube Watchdog Image 13 April 2019, sudah ditonton 17 juta kali.

TRIBUNJAMBI.COM - Film dokumenter Sexy Killers yang diupload di akun Youtube Watchdog Image 13 April 2019, telah ditonton 17 juta kali hingga Sabtu (20/4/2019) pukul 10.00 WIB.

Selain penonton yang cukup ramai, jumlah tanggapan pada film ini di kolom komentar juga sangat banyak.

Film dokumenter karya rumah produksi WatchDoc ini telah mendapatkan 85 ribu komentar, 802 ribu yang menyukai, dan 14 ribu yang tidak menyukai.

Baca: Skandal di Toilet Pesawat, Penumpang yang Paksa Pramugari Bersihkan Bokongnya Meninggal di Thailand

Baca: 9 Polisi dan Petugas KPPS Meninggal Dunia Jadi Kabar Duka Dibalik Penyelenggaraan Pemilu 2019

Baca: Modus Alih Saham IUP Batu Bara Sudah Lazim

Video tersebut menjadi viral karena kontennya yang sangat menyentuh dan membuka mata publik tentang apa yang terjadi di negara ini.

Film ini menceritakan tentang sisi gelap di balik terangnya listrik yang dinikmati oleh masyarakat saat ini.

Rumah produksi WatchDoc mengungkap cerita kelam di balik para korban pembangunan PLTU yang selama ini jauh dari pemberitaan arus utama.

Film ini juga menceritakan tentang dampak negatif dari industri hulu yang memasok bahan bakar untuk PLTU, yakni tambang batu bara.

Dikisahkan bagaimana masyarakat yang menjadi korban tambang batu bara, mulai dari yang meninggal di bekas lubang galian batu bara, hingga yang terpapar debu batu bara.

Film ini juga mengungkap soal para pemain batu bara di Indonesia, yang ternyata ada di lingkungan dua calon presiden saat ini, capres 01 dan capres 02.

Para pemain batu bara ini, pada film dikisahkan, walau beda dukungan politik, tapi punya irisan dalam bisnis batu bara dan PLTU.

Capture scane di film sexy killers
Capture scane di film sexy killers (youtube/capture film sexy killers)

Sejumlah organisasi telah melakukan nonton bareng film dokumenter ini di berbagai daerah di Indonesia.

Termasuk di Jambi, ada juga pemutaran film dan nonton bareng, salah satunya diadakan oleh AJI Kota Jambi, sebelum film ini dipublish untuk publik di Youtube.

Film ini mampu mengaduk emosi penonton, setelah menyaksikan dampak tambang dan juga permainan para pebisnis yang cenderung abai pada dampak tambang pada lingkungan.

Film dokumenter ini diprakarsai gabungan beberapa jurnalis dan videographer.

Dalam kurun waktu 2011-2018, tercatat sebanyak 32 korban tenggelam dalam lubang galian tambang.

Kini setelah film ini menjadi viral, banyak yang mendoakan agar creator dan pembuat film sexy killers selalu dalam naungan Tuhan Yang Maha Esa.

Baca: Skandal di Toilet Pesawat, Penumpang yang Paksa Pramugari Bersihkan Bokongnya Meninggal di Thailand

Baca: 9 Polisi dan Petugas KPPS Meninggal Dunia Jadi Kabar Duka Dibalik Penyelenggaraan Pemilu 2019

Baca: Modus Alih Saham IUP Batu Bara Sudah Lazim

Baca: VIDEO Amien Rais Singgung Mulai Muncul Orang Peragu dan Ancam KPU, Andi Arief : Tak Usah Sok Jago

Mereka menuliskannya di kolom komentar.

Kriwilwil Gaming :

Semoga pembuat atau creator film dokumenter ini tidak hilang tiba2, sangat bermakna. Sepemikiran dan sangat membantu masyarakat.

Samseng lokio :

Semua orang yg terlibat dlm pembuatan vidio ini, maupun yg tdk terlibat tp memiliki keresahan dan perjuangan yg sama...   Semoga tuhan selalu menjaga kalian.

Penulis: suang
Editor: suang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved