Kisah Militer

Terungkap Keistimewaan Paskhas TNI AU dan Pilot Tempur 'Rp 1 Miliar', Aksinya Hitungan Detik

Pernah menonton film jatuhnya pesawat F-16 AS di Bosnia, bertajuk Behind Enemy Line? Kisah itu bisa memberikan gambaran t

Terungkap Keistimewaan Paskhas TNI AU dan Pilot Tempur 'Rp 1 Miliar', Aksinya Hitungan Detik
Kolase/TribunJambi.com
Paskhas TNI AU 

Pernah menonton film jatuhnya pesawat F-16 AS di Bosnia, bertajuk Behind Enemy Line? Kisah itu bisa memberikan gambaran tentang keistimewaan Paskhas TNI AU dan pilot tempur.

TRIBUNJAMBI.COM - TNI Angkatan Udara memiliki satuan pasukan elite.

Kalau TNI AD memiliki Kopassus yang identik dengan baret merah, TNI AL memiliki Denjaka, maka TNI AU memiliki Korp Pasukan Khas yang dikenal dengan sebutan Korpaskhas atau Paskhas.

Pasukan ini dikenal pula sebagai Korps Baret Jingga, mengingat warna baret yang digunakan.

Di dalam Paskhas juga terdapat pasukan yang lebih khusus, yang dinamai Satuan Bravo 90 .

Paskhas TNI AU
Paskhas TNI AU (TRIBUNNEWS)

Dalam kegiatan sehari-hari, banyak orang menyangka jika personel Paskhas adalah anggota Kopassus, karena memakai baret yang hampir sama.

Mengapa warna baretnya jingga bukan merah darah?

Baca: 80 Paskhas sudah Genggam Granat, Siap Mati saat Pangkoopsau II Ditodong Senj

Baca: Penyebab 02 Bisa Kalah QC? Padahal Prabowo-Sandi Unggul 19 Provinsi, Jokowi-Maruf Cuma 15 Provinsi

Baca: Postingan Tajam Ranty Maria Tulis Annoying People, karena Tak Diundang Irish Bella & Ammar Zoni?

ata

Baca: Hartini Pacaran dengan Kopassus, Pramugari Garuda Ini Akhirnya Sadar Suami Kerap Mendadak Hilang

Baca: Ramalan Zodiak Jumat 19 April 2019 - Taurus Kerja Keras, Keuangan Pisces Membengkak

Baca: Ketua RT: Status Luna Maya di DPT sudah Menikah, Inikah yang Disembunyikan Selama Ini

Nama Pasukan Khas pun banyak mengundang tanda tanya karena terasa ‘’aneh’’. 

Kenapa tidak menggunakan nama ‘’Pasukan Khusus’’ saja?

Paskhas memang Pasukan Khas. Kekhasannya atau ciri khasnya adalah terdapat pada kemampuan para personel pasukan itu untuk mengoperasikan bandara atau pangkalan udara.

Sebagai pasukan elite andalan TNI AU, tugas utama Paskhas adalah menjaga pangkalan udara dan semua asetnya.

Paskhas TNI AU
Paskhas TNI AU ()

Dalam peperangan tugas utama mereka juga menguasai pangkalan udara lawan dan kemudian mengoperasikannya.

Itulah kekhasan pasukan Paskhas, yakni kemampuan mengoperasikan pangkalan udara untuk penerbangan pesawat.

Satu-satunya pasukan elit TNI yang bisa mengoperasikan bandara atau pangkalan udara memang hanya Paskhas.

Mereka telah mendapat pelatihan mengoperasikan pangkalan udara secara memadai.

Pasukan Australia gentar

Suatu kali ketika pasukan Australia mendarat di Timor-Timur usai jajak pendapat (1999) dan Tim-Tim kemudian lepas dari RI, mereka sangat terkejut melihat sepak terjang pasukan Paskhas.

Pasalnya semua personel pasukan Paskhas yang bertugas di Bandara Internasional Comoro (sekarang Bandara Presidente NicolouLobato) secara teknis mahir mengoperasikan bandara.

Satuan Bravo 90 Paskhas
Satuan Bravo 90 Paskhas ()

Pasukan Australia yang semula tampil arogan berubah jadi segan terhadap para personel Paskhas.

Pasalnya di kepala para pasukan Australia, hanya pasukan SAS (Special Air Service) Inggris yang punya kemampuan mengoperasikan bandara.

Pasukan Paskhas memang Khas.

Salah satu kemampuan tempur pasukan TNI yang sangat jarang dimiliki oleh pasukan militer pada umumnya.

Mereka harus bertaruh nyawa saat operasi tempur Combat SAR.

Kemampuan melaksanakan misi SAR sambil bertempur melawan musuh ini dimiliki oleh pasukan baret jingga, Paskhas TNI AU.

Misi tempur Combat SAR adalah misi menyelamatkan pilot tempur yang eject atau bail out, melompat menggunakan kursi pelontar setelah pesawat tempurnya jatuh ditembak.

Pilot yang berhasil mendarat selamat itu akan menjadi masalah ketika lokasi pendaratannya di daerah musuh.

Utuk menyelamatkannya membutuhkan pasukan yang memiliki kemampuan Combat SAR.

Keistimewaan pilot tempur

Di lingkungan TNI AU, para pilot tempur memang demikian istimewa dan berharga.

Pasalnya butuh waktu bertahun-tahun untuk mencetak seorang pilot tempur yang dari sisi biaya saja minimal membutuhkan dana Rp1 milliar per orang.

Oleh karena itu, demi menjamin keselamatan pilot tempur, pasukan Paskhas sebagai pelindungnya pun dibekali kemampuan Combat SAR.

Dalam pelaksanannya operasi Combat SAR harus terencana matang, cepat dan akurat demi menghindari sergapan pasukan lawan.

Jika sampai disergap, akibatnya para personel yang sedang melaksanakan misi Combat Sar bisa saja gugur dalam tugasnya.

Kadang operasi Combat SAR memang berlangsung dalam hujan tembakan pasukan lawan seperti yang sering terjadi dalam Perang Vietnam (1968-1975).

Helikopter yang bermaksud mengevakuasi pilot atau prajurit yang terluka banyak yang hancur akibat disergap pasukan Viet Cong bersenjata peluncur granat (RPG).

Atau seperti dalam film berdasar kisah nyata jatuhnya pesawat F-16 AS di Bosnia, bertajuk Behind Enemy Line.

Paskhas TNI AU
Paskhas TNI AU (TRIBUNNEWS)

Dalam film itu dikisahkan bagaimana penyelamatan seorang pilot tempur AS demikian sulit

Selain itu, pilot tempur itu sendiri harus mampu bertarung melawan pasukan bersenjata terlatih yang ingin menangkapnya.

Dua helikopter

Dalam operasi standar yang dilaksanakan oleh TNI AU, misi tempur Combat SAR biasanya melibatkan dua helikopter tempur.

Satu heli bertugas menurunkan pasukan penyelamat dan satu heli tempur lainnya bertugas sebagai pelindung (air cover).

Misi Combat SAR berlangsung secepat mungkin dalam hitungan detik.

Karena pasukan penyelamat bukan bertugas untuk menghadapi pasukan lawan yang kemudian datang dalam jumlah besar.

Namun jika terpaksa mereka pun akan bertempur sampai titik darah penghabisan.

Apalagi pasukan Paskhas adalah juga pasukan parakomando yang terlatih berperang dalam kondisi dan situasi apapun demi menyelamatkan pilot tempur. (intisari online)

Baca kisah-kisah militer dan pasukan elite TNI di Tribunjambi.com.

Baca: 80 Paskhas sudah Genggam Granat, Siap Mati saat Pangkoopsau II Ditodong Senjata

Baca: Hartini Pacaran dengan Kopassus, Pramugari Garuda Ini Akhirnya Sadar Suami Kerap Mendadak Hilang

Baca: Inilah yang Terjadi saat Kamis Putih, Sejarah Pembasuhan Kaki dari Zaman Yesus s/d Paus Fransiskus

Baca: Besaran Biaya Anggia Chan untuk Jadi Pacar Settingan Vicky Prasetyo, Cuma 45 Hari Hasilnya Begini

Baca: Postingan Tajam Ranty Maria Tulis Annoying People, karena Tak Diundang Irish Bella & Ammar Zoni?

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved