Penggunaan Trawl Gandeng di Perairan Kampung Laut Masih Jadi Momok Menakutkan Nelayan Lokal

Maraknya penggunaan trawl gandeng di perairan Kampung Laut, banyak dilakukan nelayan luar Tanjab Timur.

Penggunaan Trawl Gandeng di Perairan Kampung Laut Masih Jadi Momok Menakutkan Nelayan Lokal
Tribunjambi/Abdul Usman
Perahu nelayan di Kampung Laut, Tanjab Timur. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Maraknya penggunaan trawl gandeng di perairan Kampung Laut, banyak  dilakukan nelayan luar Tanjab Timur.

Beberapa tahun terakhir, penggunaan trawl di Tanjab Timur sudah memprihatinkan. Pasalnya bukan hanya trawl biasa bahkan beberapa nelayan menggunakan trawl gandeng yang sangat berdampak bagi nelayan kecil.

“Terutama trawl gandeng dua yang sangat meresahkan, karena trawl gandeng dua dapat menangkap ikan berbagai jenis dan ukuran. Bahkan ikan ukuran terkecil hingga ikan ukuran besar pun tak luput dari tangkapan,” ujar Yusuf nelayan di Kecamatan Kuala Jambi.

Katanya, dalam sekali angkat trawl bisa mencapai tonan. Kondisi ini membuat nelayan kecil yang masih melakukan penangkapan tradisional sulit mendapatkan ikan. 

Penggunaan trawl gandeng sendiri hanya ada di Kampung Laut. Sementara di wilayah Kecamatan Mendahara, Air Hitam Laut, Nipah Panjang dan kawasan pesisir lainnya tak ada lagi penggunaan trawl gandeng.

Baca: Hutan Habis Buruan Langka, SAD di Jambi Nyoblos Berharap Hidupnya Bisa Berubah

Baca: Pakar Bahasa Tubuh Ungkap Makna Gestur Sandiaga Uno, tangan ke belakang artinya nurut

Baca: Bakar Kalori dan Bentuk Otot Jadi Lebih Menyenangkan dengan Bodycombat

Baca: Kuota Haji Merangin Bertambah 2 Orang, Kemenag Merangin Beberkan Alasannya

Baca: VIDEO: Meski Banjir Warga Kota Jambi Tetap Antusias ke TPS untuk Nyoblos

“Kebanyakan mereka yang menggunakan trawl gandeng tersebut merupakan nelayan dari kabupaten bahkan provinsi tetangga. Kalo warga Kampung Laut sendiri tidak ada yang menggunakan trawl raksasa tersebut,” jelasnya.

Meski ada tindakan dari petugas, penggunaan trawl gandeng di Kampung Laut tetap saja ada.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved