Diduga Kelelahan Jaga TPS, PAM TPS di Muarojambi Meninggal, KPU Usulkan Gelar Pahlawan Demokrasi 

Diduga kelelahan jaga TPS, seorang petugas keamanan dan ketertiban TPS 9 Desa Tanjung Katung Kecamatan Maro Sebo meninggal dunia.

Diduga Kelelahan Jaga TPS, PAM TPS di Muarojambi Meninggal, KPU Usulkan Gelar Pahlawan Demokrasi 
kompas.com
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Diduga kelelahan jaga TPS, seorang petugas keamanan dan ketertiban TPS 9 Desa Tanjung Katung Kecamatan Maro Sebo meninggal dunia.

Kabar duka datang dari pihak KPU Muarojambi. Salah seorang petugas PAM TPS 9 Desa Tanjung Katung Kecamatan Maro Sebo meninggal dunia.

Edison SE, Komisioner KPU Muarojambi ketika dikonfirmasi Tribunjambi.com membenarkan bahwa ada salah seorang PAM TPS yang meninggal dunia.

"Memang benar. Ada salah seorang PAM TPS desa Tanjung Katung yang meninggal dunia," ungkap Edison, Jumat (19/4).

Diungkapkannya bahwa PAM TPS yang meninggal bernama Mak Amin. Meninggalnya Mak Amin diketahui pihak keluarga ketika hendak dibangunkan dari tidurnya, namun tidak bangun lagi.

"Diperkirakan karena faktor kelelahan. Keluarga yang berusaha membangunkannya tidak bisa karena sudah meninggal dunia," terang Edison.

Baca: Nelayan Lokal Ngeluh Marak Penggunaan Pukat Harimau, Begini Tanggapan DPK Tanjab Timur

Baca: Beredar Kabar Prabowo Gebrak Meja dan Usir Sandi, BPN : Enggak Ada, Itu Bohong Besar

Baca: Hutan Habis Buruan Langka, SAD di Jambi Nyoblos Berharap Hidupnya Bisa Berubah

Baca: Gabungan Seni Beladiri Gerakan dalam Bodycombat Lebih Menyenangkan untuk Bakar Kalori

Baca: Ekspresi Prabowo Saat Deklarasi Kemenangan Sama Seperti Konpres Ratna Sarumpaet Pakar Ungkap Artinya

Atas meninggalkannya PAM TPS tersebut, Edison mengaku bahwa pihak KPU Muarojambi ikut berbelasungkawa. Dan mereka mendoakan semoga keluarga almarhum diberikan kekuatan dan ketabahan mendapatkan ujian tersebut.

"Kami dari KPU mengucapkan berbelasungkawa. Semoga segala amal dan ibadah almarhum diterima Allah dan ditempatkan pada tempat yang baik disisi Tuhan," ungkap Edison.

Edison juga mengungkapkan bahwa almarhum Mak Amin layak diberikan gelar pahlawan demokrasi. Karena tugas Mak Amin selaku PAM TPS memang tidak boleh tidur selama penyelenggaraan pemilu masih berlangsung di TPS. Meski aktivitas di TPS berlangsung sampai malam.

"Kami menilai almarhum layak disebut pahlawan demokrasi," tegas Edison.

Jenazah almarhum sendiri dikatakan Edison saat ini sudah dikebumikan pihak keluarga. 

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved